AGSI Kudus Ikuti Seminar Nasional, Kretek Sebagai Warisan Budaya Nusantara

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Ratusan guru yang tergabung dalam Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Kabupaten Kudus mengikuti Seminar Nasional, “Kretek Sebagai Warisan Budaya Nusantara”.

Acara tersebut diselenggarakan UPTD Museum dan Taman Budaya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus di Hotel Hom, Senin (9/12/2019).

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (KUPTD) Kasman mengatakan kegiatan ini sebagai upaya untuk melestarikan kretek sebagai warisan budaya nusantara. “Kita sengaja undang guru sejarah tingkat SMK, SMA, MA dan tingkat SMP, Mts untuk kita ajak kerjasama dalam meleatarikan budaya di Kudus. Saya mengharap para pendidik menularkan yang anak didiknya,” ujarnya.

TRENDING :  Meski Server Pusat Sempat Down, UNBK SMP di Kudus Masih Aman
TRENDING :  Raih Medali Emas, 3 Santri Kudus Wakili Indonesia di China 2020 Mendatang

Dalam hal ini kita namai mereka (para guru) sebagai masyarajat sejarawan di Kudus. Lebih lanjut, kenapa Kudus disebut sebagai Kota Kretek? karena penemuan kretek  pertama kalinya berada di Kudus. 

Semula kretek menjadi obat, dan sekarang sudah menjadi gaya hidup. “Jadi bukan menambah sakit tapi menyembuhkan penyakit, terutama penyakit pernafasan. Kita harus berusaha mewarisi dan melestarikan,” paparnya.

TRENDING :  Sekolah di Kudus Seratus Persen Siap Gelar UNBK

Ia mengatakan, Museum kretek menjadi saksi sejarah pertama dan satu-satunya di Indonesia bahkan di Dunia. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :