Akhirnya Jembatan Tanggulangin Ditutup Pertengahan Oktober Bulan Depan

oleh
ISKNEWS.COM

Kudus, ISKNEWS.COM – Beredar info grafis yang diterbitkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus bahwa berdasarkan info dari KemenPUPR dan kesepakatan berbagai pihak termasuk manajemen pelaksana dan rekayasa lalu-lintas pembangunan jembatan Tanggulangin yang semula akan dimulai hari Jumat kemarin ditunda hingga pertengahan bulan Oktober.

Kepastian itu diamini oleh Kepala Bidang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kudus, Putut Sri Kuncoro melalui telefon selularnya, Sabtu (15/09/2018).

Sebelumnya dihari Jumat kemarin dalam wawancara dengan awak media, Totok, Koordinator Lapangan PT Duta Mas Indah selaku pelaksana proyek pembangunan Jembatan Tanggulangin  sempat mengatakan, manajemen tetap akan menutup secepatnya akses jalan ini karena progress pekerjaan yang sudah tertinggal hingga 1 persen.

“Sepertinya kami tak mungkin member toleransi lagi mengingat target 25 persen pekerjaan kita baru di angka 23 koma sekian, kami pastikan jalan akan ditutup Minggu besok (16/09/2018),” jelasnya, Jumat (14/09/2018).

Sementara itu, dalam uji coba (trial) simulasi rekayasa  pengalihan arus lalu lintas akibat pembangunan Jembatan Tanggulangin II atau sisi barat penghubung Kabupaten Kudus dengan Kabupaten Demak yang dilakukan  oleh kedua Polres baik Polres Kudus maupun Polres Demak berjalan dengan baik.

Uji coba tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui dan mengevaluasi aspek-aspek yang nantinya harus mendapatkan perhatian khusus terkait dampak yang akan terjadi bila kondisi bottle neck paska menjelang lintasan  Jembatan Kolonel Sunandar atau dikenal Jembatan Tanggulangin dari arah Demak menuju Kudus, bila dilakukan penutupan besok.

TRENDING :  Ini Dia Dinas Dan Badan Di Kudus Yang Tidak Berubah, Ditambah Dan Dikurangi
ISKNEWS.COM
Jembatan Tanggulangin dari arah Demak menuju Kudus ditutup sejak dari depan pool Bus Nusantara yang diarahkan menuju jalan tanggulangin I (Foto : Yuliadi Mohammad)

Simulasi trial rekayasa penutupan arus saat perbaikan jembatan Tanggulangin penghubung Kabupaten Demak-Kudus yang dilakukan adalah penutupan jembatan dari arah Demak menuju Kudus dialihkan ke jembatan Tanggulangin I yang ada di sebelahnya dan dari arah Kudus-Demak akan dibelah menjadi dua arah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto, dirinya menjelaskan Nantinya dari arah Kudus menuju Demak, jembatan sebelah kiri atau sisi timur menjadi dua arah. “Yakni dari arah Kudus dan Demak. Sedangkan jembatan sebelah kanan atau sisi barat dari arah Demak sudah ada penutupan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya juga telah menyiapkan beberapa jalan alternatif untuk menuju Demak. Yakni bisa melintas Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara, atau melintas di jalan menuju Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan. “Hanya saja rute jalan yang harus ditempuh relatif jauh,”ungkapnya.

Selain dua alternatif itu juga, ia mengaku sudah menyiapkan rambu-rambu petunjuk lalu lintas. Seperti petunjuk menuju arah Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan dan petunjuk menuju Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara.

TRENDING :  Penukaran Uang Baru Tanpa Potongan dan Jasa Diserbu Warga

“Mulai dari Kecamatan Jekulo kemudian Desa Ngembal Kecamatan Bae kami siapkan petunjuk jalan berupa imbauan,” tuturnya.

Polisi akan memantau dulu untuk mengevaluasi dampak lalu lintas dari penutupan jembatan Tanggulangin II. “Titiknya di mana saja (kepadatan). Nanti kita antisipasi dan evaluasi rekayasa lalu lintas yang tujuannya untuk menghindari kemacetan di jembatan Tanggulangin I atau sisi timur, akibat jembatan Tanggulangin II di tutup,” katanya.

Arus lalu lintas dari arah Surabaya maupun Semarang, akan melalui jembatan Tanggulangin I yang akan diberlakukan menjadi dua jalur kendaraan, setelah sebelumnya hanya untuk melintas kendaraan dari arah Pati, sedangkan dari Semarang sebelumnya melintasi jembatan Tanggulangin II.

Polisi mulai memberlakukan lampu lalu lintas kuning di pertigaan Terminal Jati depan pos polisi. Gunanya untuk menghindari penumpukan kendaraan dari arah Semarang. Sedangkan lampu lalu lintas di perempatan Kencing tetap menyala.

Polisi juga telah memasang rambu peringatan agar kendaraan melintasi jalan alternatif dari Pati ke Demak. Yaitu bisa melintas ke Mayong Jepara tembus Welahan Demak, atau ke arah Klambu-Godong hingga Demak. Rambu juga dipasang di pertigaan Ngembal, Jekulo, dan yang menuju Jepara atau juga di Proliman Tanjung arah Purwodadi.

TRENDING :  Kepala Sekolah di Daerah Rawan Banjir Diminta Waspada

“Tanda petunjuk arah dan peta akan dipasang di jalur alternatif, kita akan menambahkan lagi rambu-rambu petunjuk arah dan peringatan kepada para pengendara,” imbuhnya.

Dari pantauan media ini, beberapa kendaraan yang nekat melintas di permukaan jalan di jembatan Tanggulangin II dari arah Demak. Dari arah sebaliknya atau arah Kudus telah dibelokkan ke arah jembatan Tanggulangin I atau sisi timur.

Kendaraan dari arah Pati ke Demak melaju lambat saat hendak melewati jembatan Tanggulangin sisi timur. Bahkan kendaraan dari arah Demak juga mengalami hal serupa. Mengingat dari arah Karanganyar Demak menyempit menjadi dua lajur.

Arus lalu lintas tersendat dengan panjang antrean kendaraan sekitar 1 kilometer dari arah Demak ke Kudus. Dengan dominasi kendaraan truk dan bus. Mutlak, bagi kendaraan yang melaju di jalur pantura Kudus-Demak harus bersabar.

Seorang pemotor Asal Semarang  bernama Jazuli (40) yang sedang mengantar barang ke Kudus merasakan ketersendatan sejak dari Karanganyar Demak. “Ekor kemacetan ini sudah terasa sejak di Wonoketingal Demak,” katanya.

Simulasi penutupan jembatan ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pembangunan Jembatan Kolonel Sunandar sisi ujung sebelah barat di lokasi yang sama. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :