Aksinya Terekam CCTV, Seorang Pencuri Diamankan Polisi

oleh

Jepara, ISKNEWS.COM – Meski sukses saat menjalankan aksi kriminalnya, K alias No (50), tetap saja harus mendekam di ruang tahanan Polres Jepara. Petunjuk dari kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) yang merekam aksinya saat melakukan pencurian, membuatnya tak dapat mengelak. Senin (07/01/2019) siang, tindak kejahatan itu dibeber Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman saat melakukan gelar perkara di kantornya.

Kapolres Arif Budiman mengatakan, aksi pencurian itu dilakukan K alias No Kamis (20/12/2018) lalu. Menjelang subuh, pelaku beraksi dengan cara memasuki rumah Sukardi, warga RT 01 RW 04 Desa Mulyoharjo, Kecamatan Jepara.
“Modus operandinya, tersangka masuk ke dalam rumah korban melalui pintu samping yang dalam keadaan tidak terkunci. Kemudian mengambil barang-barang milik korban,” kata Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Pranandya Subiyakto, serta Kasat Reskrim AKP Mukti Wibowo.

Beruntung aksi tersebut terekam CCTV sehingga memudahkan polisi membekuk tersangka. Dari rekaman CCTV terlihat, saat tiba di rumah korban pelaku langsung memarkir sepeda motornya menghadap ke arah luar. Setelah mengecek situasi, pelaku masuk melalui pintu samping. Beberapa barang berharga berhasil dia bawa kabur.

TRENDING :  Kapolres : Jangan Jadi Beking Penjual Miras
TRENDING :  Cipta Kondisi, Satpol PP Jepara Gencar Razia Miras

Barang berharga yang dicuri di antaranya satu unit handphone merk Samsung J7 Prime warna gold, dan satu unit HP merk Xiaomi Redmi Note 5 A warna hitam silver. Juga uang tunai Rp 1,7 juta, gelang emas seberat 3 gram, sebuah tas branded, dan beberapa bungkus rokok. Jika ditotal, nilai kerugian korban sekitar Rp 9 juta.
“Tersangka diamankan Jumat (04/01/2019) lalu. Kami tahan guna penyidikan lebih lanjut. Kami perlu melakukan pengembangan kasus, untuk mengetahui apakah tersangka ada hubungannya dengan dan modus yang sama, namun di TKP lain di Jepara,” tambah Kapolres.

TRENDING :  Pemkab Dorong RS Swasta Berlomba Tingkatkan Layanan

Selain dua buah handphone, turut pula diamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio yang digunakan untuk menjalankan aksinya, serta satu buah flashdisk berisi video rekaman CCTV dari rumah korban.

Kepada awak media No mengaku, itu adalah aksi pencurian yang pertama kali dia lakukan. “Satu HP saya gunakan sendiri, satunya saya jual untuk kebutuhan makan,” kata No.

Dia mengaku terpaksa melakukan pencurian karena sedang menganggur. Meski sehari-hari bekerja sebagai tukang kayu, saat itu, katanya, dia sedang tidak ada order. (ZA/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :