Mahasiswa IAIN Kudus Gelar Aksi Demo Minta UKT Diturunkan, ini Tanggapan Kampus

oleh -909 kali dibaca

Kudus, isknews.com –  Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus mengelar aksi demo di depan gedung rektorat, Senin (12/7/2021) siang.

Para mahasiswa membawa spanduk dan menyuarakan tuntutan mereka. Di antaranya bertuliskan ‘UKT MAHAL’, ‘DI MANAKAH HARI NURANI BIROKRAT!’ lalu ‘BIROKRAT BERSATU MAHASISWA DIKALAHKAN’.

Presiden Mahasiswa IAIN Kudus Moh Khoirul Annas mengatakan, tujuan aksi ini untuk menuntut kampus supaya meringankan biaya UKT, lebih khususnya pada mahasiswa baru yang dibebankan mencapai Rp 4 Juta. “UKT mahasiswa baru sampai empat juta, apalagi masih suasana pandemi, orang tua yang bekerja jadi PKL juga jam nya dibatasi jadi kasihan,” jelasnya Senin (12/7/2021).

Dikatakannya, Ada enam tuntutan yang kami sampaikan. namun hanya tiga yang dikabulkan.

Tuntuta tersebut duantaranya., Pertama transparansi UKT bagi mahasiswa angkatan 2018-2021. Kedua, keringanan atau perpanjangan pembayaran UKT bagi mahasiswa tahun akademik 2021/2022.

Ketiga,  menuntut potongan UKT 25 persen tanpa syarat, dan angsuran dengan skema tiga tahapan. Keempat, ada tuntutan pemotongan UKT bagi mahasiswa semester 9 hingga semester 14, Kelima, menuntut transparansi anggaran di semua lini dan sektor, dan keenam, menuntut perbaikan sistem akademik atau pembelajaran mahasiswa, dimana pihak dosen selama pembelajaran daring dirasa tidak pernah menggunakan ketiga aplikasi tersebut. Melainkan justru menggunakan Zoom meeting dan Google Meet.

Tuntutan diatas sesuai Surat Edaran Pengumuman Nomor 2795/IN.37/R3/07.2021. Yakni tentang pengajuan permohonan keringanan atau perpanjangan pembayaran UKT bagi mahasiswa tahun akademik 2021/2022.

Sementara itu, Wakil Rektor III IAIN Kudus, M. Ihsan menanggapi jika pihaknya telah mengabulkan 3 tuntutan dari 6 tuntutan yang diajukan. “Karenanya, masih pandemi dampaknya di semua sektor. Oleh karena itu, ini konsekuensi dari wabah Covid-19,” kata Ihsan.

Diantaranya perpanjangan UKT hingga 25 Juli 2021, perihal potongan UKT tahun ini 15 persen, tahun depan, potongan naik menjadi 20 persen.

Selanjutnya, perihal KBM yang dilakukan dosen, pihaknya komitmen untuk melakukan perbaikan. Apalagi saat ini masih masa transisi dari model pembelajaran dari model offline ke online. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :