KUDUS, ISKNEWS.COM – Tim barongsai Kabupaten Kudus terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Sebanyak 30 atlet disiapkan untuk turun di berbagai nomor pertandingan dengan target membawa pulang dua medali.
Menariknya, seluruh atlet yang memperkuat kontingen barongsai Kudus merupakan putra-putri daerah. Mereka memiliki rentang usia cukup beragam, mulai dari 8 hingga 28 tahun.
Pengurus Barongsai Kudus, Lian Yoe Gim, mengatakan persiapan para atlet terus digenjot melalui latihan intensif yang dilakukan hampir setiap hari.
Menurutnya, jadwal latihan disesuaikan dengan nomor yang diikuti serta aktivitas para atlet. Pasalnya, sebagian atlet yang memperkuat tim juga telah bekerja.
“Latihan bisa setiap hari karena kategorinya banyak. Kalau tim naga, kadang latihan sampai malam karena menyesuaikan jam kerja atlet,” ujarnya, Selasa (8/9/2026).
Pada Porprov Jateng 2026, tim barongsai Kudus akan mengikuti sejumlah nomor. Di antaranya Barongsai Taolu Bebas, Barongsai Ketangkasan, Barongsai Halang Rintang, Barongsai Kecepatan, serta nomor Naga dan Pekingsai.
Untuk nomor Naga Taolu Bebas, tim diperkuat 11 atlet. Sementara nomor Naga Kecepatan dan Halang Rintang masing-masing membutuhkan 10 atlet, sedangkan Pekingsai diperkuat lima atlet.
Lian mengungkapkan, kesiapan atlet dari sisi latihan saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Namun, persiapan secara keseluruhan belum maksimal karena sejumlah perlengkapan dan properti pertandingan masih dalam proses pengadaan.
“Kalau latihannya sudah sekitar 70 persen. Tetapi persiapan lainnya masih sekitar 50 persen karena alat dan properti pertandingan belum semuanya datang,” jelasnya.
Selain persoalan perlengkapan, keterbatasan anggaran juga menjadi tantangan tersendiri. Sejauh ini, sejumlah kebutuhan persiapan masih mengandalkan dukungan dari sasana.
Meski demikian, pengalaman bertanding menjadi modal penting bagi tim barongsai Kudus. Sebelumnya, para atlet telah mengikuti berbagai kompetisi, mulai Kejuaraan Daerah (Kejurda), Seleksi Provinsi (Selekprov), hingga sejumlah festival terbuka.
Pada Porprov sebelumnya yang digelar di Rembang, tim barongsai Kudus berhasil mencatatkan prestasi dengan meraih satu medali emas, dua perak, dan satu perunggu dari empat nomor yang dipertandingkan.
Namun, target pada Porprov Jateng 2026 kali ini disesuaikan dengan kondisi tim. Sejumlah atlet mengalami cedera sehingga Kudus membidik dua medali.
“Targetnya dua medali karena ada atlet yang cedera,” katanya.
Cabang olahraga barongsai Porprov Jateng 2026 akan berlangsung di Semarang. Lian menegaskan tim Kudus tetap mewaspadai seluruh peserta dan tidak ingin meremehkan kekuatan daerah lain.
“Kami tetap waspada terhadap semua tim karena kami tidak tahu seperti apa persiapan mereka saat ini,” tuturnya. (YM/YM)











