Angin Puting Beliung Lumat 106 Rumah di Kudus, Bupati Instruksikan Segera Perbaiki

oleh -775 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Bencana angin puting beliung yang terjadi pada Kamis (21/10) sore menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Bupati Kudus Hartopo meninjau langsung rumah-rumah warga yang menjadi korban angin puting beliung di Desa Glagahwaru, Undaan, Jum’at (22/10).

Saat melihat langsung kerusakan beberapa rumah yang parah, Bupati yang ditemani Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kudus Budi Waluyo menginstruksikan agar rumah tersebut segera direnovasi.
“Tolong agar rumah yang rusak ini segera diperbaiki. Supaya para warga bisa tinggal di rumah dengan nyaman kembali,” ucapnya.

Pihaknya pun memberikan dukungan moril kepada warga yang rumahnya terdampak angin puting beliung. Tak hanya itu, Hartopo memberikan bantuan secara simbolis berupa genteng, logistik seperti paket sandang, paket kesehatan, tikar, beras, gula pasir, teh, minyak goreng, air mineral, mie instan, masker dan hand sanitizer. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan penderitaan yang dialami para korban.
“Sedikit bantuan dari kami, semoga bisa membantu bapak ibu bangkit dari bencana,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Musibah angin puting beliung menerjang sejumlah Desa di wilayah Kecamatan Undaan, yakni desa Glagahwaru, Kalirejo, Medini dan Lambangan. Angin kencang yang disertai hujan tersebut sempat memporak porandakan ratusan atap rumah warga, Kamis (21/10/2021) sore.

Menurut Mahdum, Kasi Perencanaan Desa Glagahwaru, dirinya membenarkan kejadian angin puting beliung yang disertai hujan deras menimpa desanya sekitar pukul 16.00 dimana kondisi terparah yang diakibatkan oleh angin kencang itu menimpa desanya.

“Saat kejadian tadi saya sedang menghadiri hajatan, warga sempat panik dan lari berhamburan keluar rumah sambil melindungi kepala dengan tangan akibat takut tertimpa genting dan material dari atap yang berterbangan dan berhamburan akibat diterjang angin puting beliung,” cerita Mahdum, Kamis (21/10/2021).

Menurutnya, dalam catatan desanya terdapat sebanyak 106 rumah warga mengalami kerusakan terutama dibagian atap karena genting-genting dan asbes yang sempat berhamburan.

“Tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, tadi pak Camat Rifai juga sudah meninjau lokasi, beliau memerintahkan kepada kami untuk mencatat dan menginventarisir kerusakan yang menimpa ratusan rumah warga. Beliau mengajukan permintaan bantuan genting atau asbes kepada BPBD Kudus,” terangnya.

Dari pantauan media ini, saat ini nampak warga sedang bergotongroyong memperbaiki atap rumah-rumah mereka yang atapnya melompong akibat terbawa angin, sejumlah relawan BPBD Kudus juga telah tampak hadir serta perangkat desa dan warga sedang mendata rumah warga yang terdampak angin puting beliung.

Sementara dari data resmi yang dicatat oleh BPBD Kudus di Desa Glagahwaru kerusakan rumah terjadi di RW. 01 23 rumah, RW. 02 27 rumah, RW. 03 : 24 rumah, RW 04 :6 rumah, RW. 05 2 rumah, total 82 rumah. Di Desa Medini kerusakan berada di RT. 07 RW. 04 sebanyak 2 rumah. Desa Lambangan di RT. 06 RW01 sebanyak 2 rumah, RT. 02 RW 01 sebanyak 1 Rmh jadi total 3 rumah. Desa Kalirejo di RT. 04 RW 03 sebanyak 19 rumah.

Direncanakan di lokasi bencana tersebut besok akan dilakukan penanganan darurat pembenahan Genteng warga di lanjutkan karyabakti bersama TNI dan Polri, warga serta relawan. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :