Antisipasi Banjir, Seluruh Desa di Undaan Hari Ini Gelar Jumat Bersih

oleh

Kudus, isknews.com – Sebanyak 16 desa di Kecamatan Undaan Kudus melakukan gerakan Jumat bersih dan penguatan tanggul sungai bersama seluruh komponen masyarakat, mulai perangkat desa, anggota Badan Perwakilan Desa (BPD), ibu- ibu Tim Penggerak PKK, Karang Taruna, Pengurus RT dan RW, serta seluruh warga.  Kegiatan kerja bakti lingkungan juga dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD bersama para relawan di Desa Rahtawu Kecamatan Gebog Kudus.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, gerakan bersih- bersih yang dilakukan sejumlah desa sangat positif. Banjir yang terjadi pada musim hujan tak lepas dari tidak terpeliharanya lingkungan mulai dari lingkup terkecil. “Sampah yang terbuang sembarangan akan terakumulasi, dan begitu terseret air dapat menyumbat saluran dan menimbulkan genangan,” ujarnya, Jumat (10/2).

TRENDING :  Nenek Sebatang Kara Ditemukan Meninggal Dalam Sumur
Kegiatan Jumat Bersih Desa Undaan

Kegiatan pembersihan saluran dan sungai juga telah dilakukan para relawan BPBD bersama instansi lain dan masyarakat. Di antaranya pembersihan sampah di bawah jembatan Sungai Piji, Logung dan Sungai Dawe. Ia berharap pembersihan tidak dilakukan sepotong- potong, tetapi harus menyeluruh dan berkelanjutan dari hulu hingga hilir. Koordinasi antar instansi terkait juga harus ditingkatkan, sehingga segala persoalan yang ada di lapangan dapat diselesaikan dengan cepat dan baik. “Pembersihan harus dilakukan secara komprehensif berkesinambungan, tak hanya sungai tetapi juga saluran di lingkungan masing- masing,” tegasnya.

TRENDING :  Material Sampah Dibawah Jembatan Golantepus Mejobo Sempat Membuat Air Meluap Nyaris Masuk Pemukiman

Pihaknya meminta perbaikan tanggul sungai bocor dan rawan jebol harus dilakukan. Tanggul rawan terdapat di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Piji di Desa Tenggeles hingga Kesambi Kecamatan Mejobo. “Tanggul di tempat itu beberapa kali jebol,” ungkapnya.Kawasan lain yang perlu mendapatkan perhatian adalah Dukuh Gendok, Barisan dan Tanggulangin di Desa Jati Wetan Kecamatan Jati. Ketiga pedukuhan itu selama ini menjadi langganan banjir. Salah satu persiapan yang telah dilakukan pemerintah kabupaten, yaitu menyiapkan pompa penyedot di polder Tanggulangin, untuk membuang genangan ke Sungai Wulan.

TRENDING :  BPBD Kudus : Warga Di Wilayah Rawan Bencana Perlu Tahu Manajemen Penanggulangannya

“Kesiapsiagaan menghadapi bencana telah kami lakukan, antara lain menyiapkan tempat evakuasi, peralatan, tenda, perahu karet dan logistik,” terangnya. Sementara Camat Undaan Kudus, Rifai mengaku telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait beserta pihak keamanan TNI-Polri, dan melakukan pemetaan daerah rawan bencana. Seluruh desa telah dikerahkan melakukan pembersihan jalan lingkungan, gorong- gorong atau saluran, sungai, parit dan penguatan tanggul sungai. Tujuannya untuk antisipasi genangan dan banjir musim hujan, selain mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. “Kami ingin adanya kebersamaan dan saling bantu sesama warga dalam menjaga kebersihan, keindahan dan ketertiban lingkungan,” tandasnya. (ACF/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :