Apel Gelar Pasukan, Personil TNI Polri di Kudus Telah Disiapkan Amankan Pemilu 2024

oleh -949 kali dibaca
Foto: TNI Polri disiagakan dalam apel gelar pasukan di simpang tujuh Kudus

Kudus, isknews.com – Upaya mewujudkan Pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang damai dan kondusif dilakukan Pemerintah Kabupaten Kudus dengan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Selasa (13/2/2024).

Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Andreas Yudhi Wibowo dalam gelar pasukan menjelaskan pihaknya menerjunkan 188 personil yang mengamankan 2.623 TPS se-Kabupaten Kudus. Terdapat 54 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) yang melakukan pengamanan distribusi di masing-masing Polsek. Beberapa personel ditugaskan di Kodim dan Koramil yang siap siaga menjaga kondusifitas Pemilu.

“Agenda besar kami memantau wilayah sehingga pelaksanaan Pemilu berlangsung aman,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Dydit Dwi Susanto menjelaskan terdapat 348 personel pengamanan Pemilu. Pasukan “Power on Hand” Polda Jateng sebanyak 25 personel juga siaga apabila terjadi situasi emergency. Seluruh personel tambahan juga disiapkan apabila dibutuhkan.

“Seluruh pasukan telah siap mengamankan Pemilu 2024. Semoga seluruh tahapan berjalan lancar,” ucapnya.

Masih di tempat yang sama, Penjabat Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie meminta seluruh gabungan petugas menjaga kesehatan badan, mental, dan psikis sehingga dapat menjaga kondusifitas pelaksanaan Pemilu 2024. Mulai dari pemungutan suara sampai dengan perhitungan suara selesai.

“Kesehatan fisik, psikis, dan mental harus benar-benar dijaga supaya bisa menjaga Pemilu tetap damai dan kondusif,” ujarnya.

Memasuki masa tenang, pihaknya meminta petugas gabungan memastikan tidak ada lagi Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang dan tidak ada pengumpulan massa di tempat umum yang mengarah pada kampanye. Hasan meminta petugas memastikan kondusifitas sebelum Pemilu terjaga.

“Memasuki masa tenang, harus dipastikan tidak ada APK yang terpasang dan pengumpulan massa yang mengarah pada kampanye,” imbuhnya.

Cuaca tak menentu menjadi salah satu potensi kendala yang harus diantisipasi. Pj. Bupati meminta petugas gabungan melakukan mitigasi bencana terutama di daerah rawan bencana. Koordinasi harus terus dilakukan. Pihaknya bersama Forkopimda, Linmas, Bawaslu, dan KPU akan terus mengupayakan masyarakat dapat menyalurkan hak suara tanpa ada gangguan apapun.

“Semoga pesta demokrasi berjalan tertib dan aman. Salah satu kesuksesan Pemilu ditandai dengan partisipasi masyarakat yang tinggi, situasi kondusif dari sebelum sampai pasca Pemilu, dan seluruh tahapan berlangsung lancar,” paparnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :