April 2019, Bawang Sumbang Inflasi Kudus 0,21 Persen

oleh
Foto : Terlihat 2 penjual sedang mengupas bawang. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus menghimpun pada bulan April 2019 mengalami inflasi sebesar 0,21 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 141,58.

“Inflasi yang terjadi pada bulan April tergolong lebih rendah dibandingkan inflasi pada bulan Maret yang mencapai 0,23 persen dengan IHK 141,29,” kata Kepala BPS Kudus, Rahmadi Agus Santosa melalui Kasi Statistik Distribusi, Wiwik Juniarti, Senin (6/5/2019).

Menurutnya, bawang merah dan bawang putih masih memegang peranan besar dalam menyumbang inflasi di bulan April lalu.

TRENDING :  Suporter Tuntut Kejelasan Nasib Persiku

“Kondisi ini sama seperti yang terjadi pada bulan Maret lalu, yakni harga bawang merah dan bawah putih di Kudus sudah mulai mengalami kenaikan. Dan puncaknya terjadi pada bulan April lalu,” terang Wiwik.

Ia menjelaskan, Inflasi Kudus terjadi disebabkan oleh kenaikan harga, yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok bahan makanan sebesar 0,4 persen, kelompok makanan jadi sebesar 0,39 persen, kelompok sandang sebesar 0,12 persen, kelompok pendidikan 0,1 persen, perumahan sebesar 0,01 persen.

TRENDING :  Berkah Kemerdekaan, 88 Warga Binaan Rutan Kudus Dapat Remisi, 2 Langsung Bebas

Adapun penyebab terjadinya inflasi di Kudus bulan April disebabkan oleh naiknya harga bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, tomat sayur, dan ayam goreng. Sedangkan yang berperan sebagai penahan laju inflasi adalah turunnya harga beras, cabai rawit, bandeng, kangkung, dan daging ayam kampung.

Tak hanya Kabupaten Kudus, Inflasi terjadi pada 6 kota penyelenggara Survei Biaya Hidup (SBH). Dimana laju inflasi terbesar di bulan April terjadi di Surakarta yakni sebesar 0,68 persen dengan IHK 130,93. Kemudian dibawahnya diikuti Kota Semarang sebesar 0,4 persen dengan IHK sebesar 132,05. Selanjutnya diisi Kota Tegal sebesar 0,26 persen dengan IHK 132,05.

TRENDING :  Hadiri Pelantikan PCNU Pati, Bupati Harapkan Sinergitas Ormas dan Pemkab Pati

Lalu Kabupaten Cilacap 0,26 dengan IHK 138,63 dan Kabupaten Kudus menduduki posisi terakhir yakni sebesar 0,21 dengan IHK 141,58. Adapun inflasi terendah di Jawa Tengah terjadi di Kabupaten Purwokerto sebesar 0,21 dengan IHK 132,27. Sedangkan inflasi tahun kalender April 2019 sebesar 0,47 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 1,92 persen. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :