Atap Aula Kelurahan Mlatinorowito Ambruk Dini Hari, Diduga Diterjang Cuaca Ekstrem

oleh -54 Dilihat
Kondisi terkini atap aula di Kantor Kelurahan Mlatinorowito. (Foto: Istimewa)

KUDUS, isknews.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Kudus sejak Kamis (26/3/2026) diduga menjadi pemicu ambruknya atap aula di Kantor Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB saat kondisi kantor masih kosong.

Akibat kejadian itu, bagian atap aula yang menggunakan konstruksi baja ringan roboh dan menimpa seluruh ruangan. Sejumlah fasilitas seperti kursi, meja, serta perlengkapan kegiatan tampak tertimbun puing bangunan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut karena peristiwa terjadi di luar jam operasional kantor.

Lurah Mlatinorowito, Ainnur Sri Yulianing Sutrisno, mengungkapkan bahwa bangunan utama kantor kelurahan memang sudah cukup lama berdiri, yakni sejak tahun 1990-an. Namun, bagian atap aula yang ambruk justru merupakan hasil renovasi yang tergolong baru.

Bangunan ini memang sudah lama, sejak tahun 1990-an. Tapi khusus atap aula itu baru diperbaiki pada 2022,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Ia menyebutkan, anggaran perbaikan atap aula tersebut berada di bawah Rp200 juta. Meski demikian, pihaknya masih akan memastikan kembali detail anggaran melalui dokumen resmi.

Anggarannya di bawah Rp200 juta, tapi untuk detailnya nanti kami cek lagi di dokumen,” tambahnya.

Pasca kejadian, pihak kelurahan langsung mengambil langkah pengamanan dengan menutup total area aula guna mengantisipasi risiko lanjutan.

Untuk sementara kami tutup area aula dan memasang rambu pembatas demi keamanan,” jelasnya.

Selain itu, koordinasi juga telah dilakukan dengan Pemerintah Kecamatan dan Inspektorat Kabupaten Kudus untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut. Inspektorat bahkan telah turun langsung ke lokasi guna melakukan pemeriksaan.

Kami sudah langsung koordinasi dengan Pak Camat dan Inspektorat. Tadi Inspektorat juga sudah turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, hasil pemeriksaan masih dalam proses dan belum dapat disimpulkan. Pihak kelurahan juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Kudus melalui camat setempat.

Kami masih menunggu hasilnya. Laporan juga sudah kami sampaikan ke Bupati melalui Pak Camat,” pungkasnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.