Atur Strategi Terkait Isu Wilayah Kesbangpol Kudus Adakan Pembinaan Sosial Politik

oleh

Kudus, isknews.com – Negara Indonesia adalah Negara yang Bhineka Tunggal Ika dan Pluralisme sehingga kita masing-masing harus dapat mencegah timbulnya konflik maupun permasalahan yang berhubungan dengan kebhinekaan sesuai fungsi dan tugas kita masing masing. Untuk mengatasi isu-isu di wilayah, Kesbangpol Kabupaten Kudus melangsungkan pembinaan sosial politik Kabupaten Kudus tahun 2016 dengan tema “Strategi Penanganan Issu Strategis Di Wilayah Dalam Rangka Menjaga Kondusifitas Daerah”, di Aula Balai Desa Rendeng Kecamatan Kota Kabupaten Kudus. Kamis (17/11) pagi.

Pembinaan sosial yang diikuti sekitar 220 peserta dari unsur Pemerintahan Desa, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas se Kecamatan Undaan, Kota, Jati ini dihadiri Hasran, SH, MH (Kajari Kudus), DJati Solechah, S.sos MM (Kakankesbangpol Kudus), Mayor Inf Sagimin (Kasdim 0722/ Kudus), H. llwani (Wakil DPRD Kudus Fraksi PKB), MUI Kabupaten Kudus, Dr. Subarkah (FKUB Kab. Kudus), AKP Budi S (Kasat Binmas Polres Kudus). H. Ilwani Wakil Ketua DPRD disela-sela sambutannya memaparkan, sejarah bangsa kita dari dulu setiap menyelesaikan permasalahan dengan cara musyawarah dan kekeluargaan hal ini harus kita pertahankan demi menghindari terjadinya perpecahan bangsa.  “Ketika terjadi demo tanggal 4 November 2016 ada isu yang menyatakan Presiden tidak mau menemui para pengunjuk rasa, hal ini perlu kita ketahui bahwa permasalahannya terkait standart pengamanan seorang pejabat yang memiliki level yang berbeda maka berbeda pula standart pengamanannya,” paparnya.

Sementara itu Wakil Ketua MUI Kudus juga memaparkan, Kita sebagai bangsa yang majemuk wajib melaksanakan 4 pilar bangsa yaitu Pancasila, UUD 45 , NKRI harga mati dan Kebhinekaan sehingga  munculnya masalah jangan menjadikan kita terpecah belah. Tugas kita bersama mari ciptakan lingkungan yang kondusif dengan pro aktif menyelesaikan permasalahan diantaranya Narkoba, tawuran pelajar, pornografi, perjudian dan miras yang dapat menjadikan rusaknya generasi penerus bangsa. ”MUI merekomendasikan penyelesaian masalah dengan jalan musyawarah karena masalah yang muncul tidak mungkin langsung tuntas sehingga dalam musyawarah kita dapatkan solusi yang terbaik demi kemaslahatan umat/bangsa. Permasalahan yang muncul kita pahami secara tekstual dan konstektual sehingga kita faham akan inti dari masalah dimana setiap masalah pasti ada solusinya,”ujarnya.  Demi mencari kehidupan menyebabkan penduduk dunia akan mengincar daerah equator dimana negara kita yang strategis dan masih kaya sumber energi merupakan salah satu negara yang berada di equator. “Kita harus bersyukur konflik yang terjadi di negara Timur Tengah tidak terjadi di Negara kita , sehingga kita harus waspada terhadap setiap munculnya permasalahan yang menyebabkan perpecahan bangsa yang dapat,” imbuh Mayor Inf Sagimin Kasdim 0722/Kudus.

TRENDING :  Musda BADKO HMI Jawa Tengah Teguhkan Khittoh Perjuangan
TRENDING :  Mau Gelar Keramaian Malam Tahun Baru Di Kudus? Baca Dulu Ini...

Djati Solechah selaku Kepala Kantor Kesbangpol, Yang harus kita tegakkan adalah semua elemen warga Negara dapat hidup dalam kemajemukan dan kebhinekaan dengan diawali dari kehidupan bermasyarakat di tingkat paling kecil. “Peran serta Bhabinkamtibmas , Babinsa dan Aparatur Pemerintahan Desa harus selalu ditingkatkan untuk menjaga kondusifitas Kabupaten Kudus pada khususnya karena apabila ada permasalahan yang tidak terselesaikan maka akan berdampak luas terhadap tatanan masyarakat di daerah,” tutupnya. (GP)

KOMENTAR SEDULUR ISK :