Bahagiakan Asatidz dan Santri Rumah Qur’an Melalui Gerakan Jum’at Berkah Nasional

oleh -415 kali dibaca
Penyerahan Simbolis Meja Belajar untuk Rumah Qur'an AbulYatama Kudus.

Kudus, isknews.com – Para alumni Pola Pertolongan Allah Learning Center (PPA LC) bersama Yayasan AbulYatama Indonesia (YAI) Cabang Kudus, secara rutin melakukan Gerakan Jumat Berkah (GJB), namun kali ini, melalui Gerakan Jum’at Berkah Nasional (GJBN) di Kabupaten Kudus menghadirkan asatidz dan santri Rumah Qur’an AbulYatama Kudus.

“PPA LC Kudus bersama YAI Kudus mengajak sejumlah Asatidz dan santri Rumah Qur’an AbulYatama Cabang Kudus mengunjungi Museum Jenang, kemudian para santri juga diajak menyimak cerita dongeng dari Rumah Dongeng Marwah Kudus, khusus untuk para Assatidz, kita beri bingkisan,” jelas Jayati, Ketua PPA LC Kudus kepada isknews.com di Aula Mubarokfood, Jumat (2/4/2021).

Sejumlah Assatidz Rumah Qur’an AbulYatama Cabang Kudus saat menerima bingkisan.

Kemudian, lanjut Jayati, mereka kita ajak pula untuk memberikan kebahagiaan kepada orang-orang di luar sana yang membutuhkan. Sesuai misi dan tujuan Gerakan Jumat Berkah Nasional (GJBN) dicetuskan, yakni untuk menghantarkan kebahagiaan pada Jumat yang penuh keberkahan bagi semua orang, terutama para pencari nafkah.

“Bantuan ini diberikan kepada para dhuafa, anak yatim, santri, para penghafal Al-Qur’an, atau korban bencana, dalam bentuk sembako, nasi box, uang tunai, kebutuhan pokok dan lain-lain. Namun lanjut Jayati, khusus di hari Jumat ini, gerakan yang kedua kali ini dilakukan serentak se-Indonesia untuk meluaskan syiar nilai-nilai sedekah dan nilai-nilai sosial di masa pandemi Covid-19,” jelasnya.

Para santri saat diajak menyimak cerita dongeng dari Rumah Dongeng Marwah Kudus

Sementara Aminuddin Ketua Yayasan Abulyatama Indonesia (YAI) Cabang Kudus selaku penanggungjawab mendukung adanya kegiatan GJBN itu. “Kegiatan yang sangat positif, karena dengan berbagi seperti ini akan ada kebahagiaan bagi banyak orang. Berharap Allah ridho dengan gerakan ini dan lebih banyak orang yang mendapatkan kebahagiaan dari adanya gerakan ini,” tuturnya.

Diketahui, Rumah Qur’an Abulyatama Kudus berada di Desa Prambatan kidul RT 6 RW 3 Kecamatan Kaliwungu Kudus. Santri yang belajar mengaji berusia antara tingkat PAUD, TK, SD hingga siswa SMP kelas 1 dan waktu belajarnya sore dari hari Senin – Jumat pukul 16.00-17.30 WIB.

Sementara metode pengajarannya mengikuti dari sekolah masing-masing, seperti Qiroati, Iqra’ dan Yanbu’a,” tandasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :