Kudus, ISKNEWS.COM – Bakti Harijanto Arbi bekerja sama dengan Rumah Sakit ‘Aisyiyah Kudus dan Yayasan Permata Sari melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa operasi penderita sumbing bibir dan langit-langit secara gratis bagi masyarakat, Sabtu (27/10/2018).
Harijanto Arbi, sebagai salah satu penyelenggara mengatakan bibir sumbing yang diderita anak-anak cukup berdampak dalam pergaulan sehari-hari. Anak penderita bibir sumbing sering diejek teman bermain.
Oleh karena itu, Harijanto Arbi berharap program operasi sumbing bibir dan langit-langit ini ikut membantu anak-anak penderita guna menatap masa depan yang lebih baik. “Semoga cepat sembuh dan dapat beraktivitas seperti anak-anak pada umunya,” tambah Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dapil Jateng 2 (Kudus, Jepara dan Demak).

Sementara itu Direktur RS Aisyiyah dr H Hilal Ariadi MKes mengatakan pasien operasi sebagian berasal dari Kudus dan sekitarnya. Namun demikian, ada pula pasien lain yang berasal dari luar daerah, seperti Tegal, Pati dan Pemalang. Kondisi sumbing bibir dan langit-langit ini, salah satunya dikarenakan rendahnya tingkat gizi ibu yang mengandung di trimester kehamilan pertama.
“Bibir sumbing ibarat gunung es, dari permukaan tidak Nampak tapi ternyata penderitanya cukup banyak. Dan ironisnya, mayoritas penderitanya dari keluarga tidak mampu,” tandasnya.
Hilal menjelaskan, syarat mengikuti operasi bibir sumbing yakni minimal usia tiga bulan dengan berat badan lima kilogram serta hemoglobin 10. Usia maksimal operasi bibir sumbing yakni 60 tahun. Untuk sumbing langit-langit minimal usia 18 bulan dengan hemoglobin 10 dan maksimal usia 12 tahun.
Dikatakannya, ada 50 pasien yang mendaftar dari Kudus dan sekitarnya, bahkan ada yang dari luar Eks Karesidenan Pati, tapi dari hasil screening hanya 32 pasien yang lolos. Peserta yang belum lolos screening dapat kembali mendaftar pada kegiatan berikutnya. “Rencananya operasi gratis ini akan kembali digelar mendatang,” imbuhnya.
Ditemui isknews.com di RS. Aisyiyah Kudus, Muhammad Sigit (27) mengatakan, Ia mengetahui adanya kegiatan ini dari media sosial facebook, lantas setelah itu Ia menghubungi nomor yang tertera. “Melalui Bakti Hariyanto Arbi, Alhamdulillah, saya sangat terbantu. Anak saya bernama Muhammad Aris Zahwan (5 bulan) bisa menjalani operasi yang tanpa biaya,” ucap warga Tedunan Demak itu.
Selain itu, ada Suwito yang nampak ceria saat menunggui anaknya, Rizki Fajariyanto (3) di kamar perawatan RS Aisyiah. Namun demikian, wajah pria warga Loram Wetan , Kecamatan Jati tersebut terlihat pula sedikit tegang lantaran buah hatinya tersebut akan menjalani operasi bibir sumbing yang digelar dalam program Bakti Harijanto Arbi di RS Aisyiyah, Sabtu (27/10/2018).
Suwito menceritakan anaknya menderita sumbing bibir dan langit-langit sejak lahir. Di usia 3 bulan, anaknya sudah menjalani operasi untuk labio (bibir). Dan ketika tahu ada program Bakti Harijanto Arbi operasi sumbing bibir dan langit-langit, dirinya pun tak ragu langsung mengikutsertakan anaknya untuk operasi kedua.
”Jadi operasinya harus satu-satu. Biayanya mahal, untuk sumbing bibir bisa sampai Rp 17 juta dan untuk langit-langit bisa sampai Rp 25 juta. Karena itu, saya sangat berterima kasih pada Bakti Harijanto Arbi yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” kata lelaki yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tersebut. (AJ/YM)







