Bangga, Siswi MAN 2 Kudus Berhasil Lolos Seleksi Pertukaran Pelajar ke Amerika

oleh -394 kali dibaca
Donata Nu’ma Fawwaz Nailah Machfudz(15) kelas X IPA 1 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com  –  Prestasi gemilang diraih Donata Nu’ma Fawwaz Nailah Machfudz (15) kelas X IPA 1 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kudus.

Warga Prambatan Lor RT 2 RW 2 Kecamatan Kaliwungu Kudus itu dinyatakan lulus seleksi pertukaran pelajar ke Amerika Serikat pada program KL-YES (Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study).

Anak kedua dari empat bersaudara itu terinspirasi dari kakak kandungnya Drifarrosa Aisy Aufanuha Machfudz yang  juga siswi MAN 2 Kudus, waktu itu tahun 2017 telah lebih dulu berangkat ke Amerika Serikat.

“Kebetulan kakak saya pernah dapat beasiswa ini, lantas saya terinspirasi,” kata alumni SD NU Nawa Kartika dan Mts NU Banat Kudus saat ditemui isknews.com, Rabu (13/4/2022).

Anak dari pasangan Bapak Mahfudz dan Ibu Endang Sutini itu berhasil meraih beasiswa tersebut setelah bersaing melalui seleksi yang diikuti 36 ribu siswa di Indonesia dan berhasil menjadi bagian dari 70 siswa terbaik se-Indonesia.

“Total se Indonesia yang ikut seleksi 36 ribu siswa. Saya awalnya ikut seleksi regional Jawa Tengah sekitar 6 ribu siswa, sejak bulan Agustus tahun 2021. Dari Jateng lolos tiga siswa termasuk saya jadi finalis lolos seleksi Internasional,” kata gadis yang mempunyai hobi membaca dan menulis itu.

Sementara Kepala Program Bilingual class system (BCS) Bahasa Muhammad Khodrotun Naja menjelaskan, Program KL-YES tersebut diselenggarakan oleh Bina Antarbudaya. Yaitu, organisasi nirlaba yang merupakan mitra AFS Intercultural Programs. Lembaga ini bertanggungjawab dalam melaksanakan program-program pertukaran pelajar seperti AFS ( American Field Service ) dan YES.

Setiap tahunnya, Bina Antarbudaya berusaha mengirimkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia untuk mengikuti program pertukaran pelajar ke berbagai negara tujuan.

“Donata kini tinggal menunggu pemberangkatan yang  rencananya berangkat Bulan Agustus 2022 dan kembali ke Indonesia pada Juni 2023. Semoga, kemudahan dan keberkahan menyertai setiap langkah Donata ke depan,” ungkap Naja saat ditemui isknews.com, Rabu (13/4/2022).

Untuk sampai terpilih, kata Naja, Donata telah melewati serangkaian proses seleksi yang cukup panjang dan ketat. Itu dilakukan mulai dari seleksi berkas, seleksi daerah, seleksi nasional dan terakhir seleksi tingkat internasional.

Menurut Naja, lulusnya Donata pada program KL-YES ini bukanlah yang pertama bagi MAN 2 Kudus. Sebelumnya, ada di tahun 2017, 2020 dan tahuni ini (2022).

“Alhamdulillah, setiap tahunnya siswa kita ada yang lolos seleksi KL-YES. Kami segenap Keluarga Besar MAN 2 Kudus ikut berbangga dan bersyukur atas kesempatan yang diraih Donata yang bisa meneruskan estafet kakak kelasnya yang lebih dulu mengikuti program ini. Semoga kesempatan emas ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menimba ilmu dan pengalaman serta akses di Negeri Paman Sam yang sangat maju di bidang Sains dan Teknologi,” jelasnya.

Saat Donata menempuh pendidikan di Amerika nanti, pihaknya sementara waktu akan memberikan izin cuti di MAN 2 Kudus. Nantinya setelah kembali ke Indonesia, Tata akan kembali menempuh pendidikan kelas XI.

 “Jadi akan menempuh pendidikan empat tahun. Karena kurikulumnya berbeda dan tidak bisa dikonversi. Selama di sana (Amerika, red) juga akan dibiayai dari US Departement of State,” ungkapnya.

“Harapan kita, semoga prestasi ini dapat mendorong motivasi dan keinginan siswa lainnya untuk bertarung di tahun-tahun berikutnya agar bisa meraih kesempatan yang berharga ini. Terima kasih kepada lembaga promotor yang telah memfasilitasi. Mudah-mudahan ini bisa menjadi Kontribusi mewujudkan Madrasah Hebat, Bermartabat,” tutupnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :