Bantuan Beras Untuk Petani dan Warga Terdampak Banjir

oleh -115 kali dibaca
Proses pengangkutan beras untuk kebutuhan terdampak banjir. Foto:Ist.

Kudus, isknews.com – Begini perhatian pemerintah pada petani dan warga terdampak banjir di wilayah Kabupaten Kudus. Bila pada senin (08/09/2021) menyerahkan bantuan benih padi untuk ditanam pada MT II, pada siangnya sampai petang memberikan bantuan beras. Hal ini sebagai upaya penanganan jangka pendek pada para petani dan warga terdampak banjir  yang sedang mengungsi. Kegiatan dilakukan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus yang dipimpin Catur Sulistiyanto S.Sos MM bersinergi dengan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah. 

Bantuan beras sebanyak 7 ton ini disalurkan pada empat titik lokasi dengan pengawalan melalui Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus dan pejabat Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah . Yakni Kecamatan Jati 2 ton, Kecamatan Mejobo 2 ton, Kecamatan Kaliwungu  satu ton dan Desa Karangrowo kecamatan Undaan dua ton. 

“ Dari provinsi ini Kecamatan Kaliwungu dapat satu ton, karena sebelumnya sudah mendapatkan dari gudang cadangan pangan kita (Kudus) . Jadi ini sebagai tambahan untuk saudara-saudara yang terdampak banjir. Kalau masih kurang, kita akan mengajukan lagi ke provinsi untuk memback up gudang cadangan pangan Kudus ,” terang Ari Mulyani, Kepala Bidang Ketahanan Pangan. 

Kedatangan bantuan beras ini disambut gembira para relawan banjir. Sehingga membantu mengangkat beras dari atas truk. Bahkan saat tim penyaluran beras sampai di posko banjir Desa Karangrowo langsung diarahkan ke penyimpanan logistik di sebelah dapur umum.

Para relawan penanganan korban banjir mayoritas pemuda secara bergotongroyong menurunkan beras dari truk yang parkir di depan balai desa Karangrowo.

“ Alhamdulillah, kedatangan beras ini meningkatkan semangat para pengungsi untuk tetap tenang meski jadi korban banjir. Dengan logistik terjaga, maka imun warga tetap terjaga. Mayoritas pengungsi disini keluarga petani . Kemungkinan jumlah bisa bertambah, kalau intensitas hujan masih tinggi ,” ucap relawan dari LPBI NU Kudus. (DispertanKudus/AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :