Bantuan Pengungsi di Balai Desa Jati Wetan Terus Mengalir

oleh
Foto: Panitia Baksos, Adhi Yulistianto bersama Alumni 92 SMA 3 Kudus memberikan sumbangan ke korban banjir malalui Kades Jati Wetan, Suyitno. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Alumni 92 SMA 3 Kudus menggelar Bakti Sosial (Baksos) kepada pengungsi korban banjir di Balai Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus, Jumat (23-02-2018). Bantuan yang diberikan berupa makanan siap saji, seperti mie instan, minyak goreng dan lainnya.

Adhi Yulistianto salah seorang panitia penggerak kegiatan sosial ini, sengaja mengumpulkan teman-teman alumninya untuk guyub bergotong royong memberikan sebagian harta untuk membantu saudara.

“Meski tidak seberapa, namun setidaknya bisa memberikan sedikit keringanan buat saudara kita yang baru tertimpa musibah,” terang Adhi yang juga selaku Notaris-PPAT itu.

TRENDING :  PKB Optimis Raih Kursi Maksimal

Adhi yang didampingi rekan-rekannya Atot alrifianto, Aji purnomo, Eni Linayanti, serta perwakilan alumni lain menambahkan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk solidaritas kemanusian sesama anak bangsa. Selain itu, pihaknya akan terus menggalakkan kegiatan serupa kedepannya.

“Kami para alumni 92 SMA 3 Kudus bersyukur, bisa berkontribusi bagi kemanusiaan, kedepannya akan terus mengadakan kegiatan-kegiatan positif, seperti giat sosial untuk membantu sesama, utamanya untuk yang membutuhkan,” bebernya.

TRENDING :  DPC Kamisetebang Kudus Serahkan Bantuan Untuk Pengungsi Di Jati Wetan Dan Payaman

Sementara itu, Kepala Desa Jati Wetan, Suyitno mengucapkan, terima kasih sebanyak-banyaknya kepada paguyuban Alumni 92 SMA 3 Kudus. Karenanya sudah memberikan bantuan kepada warganya yang terdampak musibah banjir.

Saat dikonfirmasi isknews.com, jumlah pengungsi per Jumat (23-02-2018) pagi, masih sebanyak 119 orang dari total pengungsi 240 orang. “Jadi warga yang sudah pulang 121 orang,” imbuh Suyitno.

Terpisah, seorang pengungsi, Ngatini (33) menceritakan, hari ini dia berencana kembali ke rumah yang berhari-hari ini telah ditinggalkannya untuk mengungsi karena terdampak bencana.

TRENDING :  Dua Derbi Jadi Pembuka Babak Delapan Besar

“Saya sudah kangen rumah mas, sudah sepekan ini di sini,” katanya saat ditemui isknews.com.

Senada, Sulasih yang juga pengungsi asal Dukuh Tanggulangin, Desa Jati Wetan menyampaikan keinginannya untuk segera kembali ke kediamannya.

“Saat ini kondisi air yang semula menggenangi rumah warga mulai surut, mudah-mudahan hari ini bisa pulang,” harapnya. (AJ/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :