Baru Bawakan Dua Lagu, Konser Endank Soekamti Di Water Boom Dawe Dibubarkan Polisi

oleh

Kudus, isknews.com – Para Kamties Family atau sekelompok anak muda pengagum dan penggemar grup band dari jogja Endank Soekamti, yang sedianya akan manggung dan konser di waterboom Mulia Wisata di Jalan Kudus-Colo KM 12, Desa Lau Dawe Kudus, siang tadi terlihat kecewa.

Pasalnya, pihak kepolisian dengan berkekuatan 267 personel ditambah beberapa personel dari unsur TNI, terpaksa menghentikan dan membubarkan konser grup band kesayangan mereka tersebut, Hal itu  karena Kepolisian Resor Kudus beranggapan kegiatan yang akan mendatangkan banyak massa dan penonton serta penggemar band beraliran punk ini tidak mengantongi izin.

“Kami terpaksa membubarkan konser ini, karena pihak penyelenggara atau panitia tidak mengantongi izin dari Polres Kudus,” ujar  Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui Kabag Ops Kompol Tugiyanto kepada isknews.com, Senin (24/04/2017).

Tugiyanto menjelaskan, keputusan yang diambil pihak keamanan sudah melalui kajian mendalam. Sebelumnya panitia sudah diberi arahan ketika mengajukan izin, agar memindahkan lokasi konser dari waterboom ke tempat yang lebih luas, semisal lapangan sepakbola.

Namun, lanjutnya, dari panitia ternyata tidak mengindahkan arahan tersebut. “Penyelenggara tetap menggelar konser di waterboom hari ini. Karena alasan keamanan diambil keputusan konser dihentikan,” tegasnya.

Dikatakannya, keputusan yang diambil kepolisian untuk membubarkan koser Endank Soekamti di Waterboom Mulia Wisata sudah sangat bijak. Hal itu mengingat massa yang datang semakin banyak dan berpotensi menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kepolisian juga sudah memberikan keputusan bijaksana. Salah satunya dengan memberikan kesempatan Endank Soekamti membawakan dua lagu, supaya para penggemar yang datang tidak terlalu kecewa,” imbuh Tugiyanto.

Selanjutnya Kompol Tugiyanto mengimbau, bagi siapapun yang akan menyelenggarakan acara, terutama acara yang berpotensi mendatangkan massa cukup banyak, harus mengantongi izin dari pihak keamanan. Karena itu merupakan peraturan yang sudah berlaku demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif.

“Kita dari pihak kepolisian tidak mempersulit untuk masalah izin, hanya saja kami meminta semuanya harus patuh pada peraturan. Apalagi yang dibawa adalah artis ibu kota dengan penonton ataupun fans yang pasti banyak. Baik yang datang dari dalam maupun luar kota,” tambahnya.

Dijelaskannya, sebenarnya dari pihak penyelenggara memang sudah meminta izin. Tetapi karena tempat yang akan digunakan untuk menggelar konser dianggap kurang memadai, diminta mencari lokasi lain yang lebih luas. Namun, arahan tersebut tidak dilakukan penyelenggara yang tetap menggelar konser di waterbomm dengan alasan dalam rangka hari jadi Waterboom Mulia Wisata.

Akibat dihentikannya konser Endank Soekamti membuat para Kamties yang hari tu juga tak hanya datang  dari Kudus saja, namun juga dari kota kota tetangga merasakan kecewa.

Namun dengan penjelasan dan pemahaman dari pihak keamanan Polres Kudus akhirnya mereka menerima dan dengan tertib satu per satu meninggalkan lokasi. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.