Kudus, isknews.com – SMP 2 Kudus merayakan HUT ke-62 SMP 2 Kudus dengan beragam event dan acara yang digelar mulai tanggal 15 – 25 Mei 2022.
Adapun tema yang diangkat tahun ini adalah “Bersama Kita Tangguh”.
Kepala SMP 2 Kudus Sujarwo mengatakan, Bazaar digelar sebagai pembelajaran siswa SMP 2 Kudus dalam bidang ekonomi kreatif. Bazaar yang digelar tersebut, sambung dia, diikuti belasan lapak UMKM baik dari alumni SMP 2 Kudus hingga masyarakat umum.
“Ada dari alumni persadaku, masyarakat umum itu ada 16 lapak. Ada juga dari setiap kelas siswa. Dari siswa ada yang membuat sendiri, ada yang jualan orang tua juga ikut diperjualbelikan di bazar ini,” katanya Senin (23/5/2022).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bazaar yang dibuka untuk umum itu digelardengan tujuan untuk membangkitkan perekonomian usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kudus.
“Ada juga dari puskesmas Wergu Wetan, yang membuka stand vaksin. Bazaar ini buka dua hari mulai pukul 08.00-11.00 WIB,” ucapnya.
Selain Bazar dan Olimpiade, Gelegar HUT ke-62 SMP 2 Kudus juga dimeriahkan Senam Bersama Persadaku (15 Mei 2022), Jalan Santai dan Door prize (20 Mei 2022), Perpisahan Siswa Kelas IX (21 Mei 2022) dan Puncaknya dengan meresmikan Masjid Sekolah.
Sementara itu, Koordinator Olimpiade Mapel SMP 2 Kudus Fahruddin mengatakan ada seratusan siswa SD/MI di Kudus bersaing dalam olimpiade mata pelajaran (Mapel). Hal itu sebagai upaya untuk menumbuhkan siswa-siswi generasi prestasi.
“Pada olimpiade kali ini diikuti 106 peserta dari 41 SD/MI di Kudus. Acara digelar untuk memunculkan bibit generasi muda yang berprestasi,” katanya Senin (23/5/2022).
Lebih lanjut, kata Fakhrudin, Ada tiga mata pelajaran yang dilombakan, yakni IPA, IPS, dan Matematika. Kegiatan itu digelar di Laboratorium SMP 2 Kudus.
“Pesertanya tiap mapel berbeda-beda. Mapel IPA ada 37 peserta, mapel matematika ada 38 siswa, dan mapel IPS, ada 31 siswa,” katanya di sela acara.
Olimpiade mapel kali ini, sambung dia, digelar dengan sistem Computer Based Test (CBT) dan tertulis.
Ada dua babak dalam olimpiade tersebut, yakni penyisihan dan babak final.
“Penyisihan dengan CBT nanti masing-masing mapel diambil sepuluh besar. Kemudian mengikuti final tes tertulis yang nantinya diambil tiga terbaik di mapel,” jelasnya.
Salah seorang peserta dari SD 2 Karangmalang, Muhammad Tawadhu Taqwa (10) mengaku jadi pengalman pertama mengikuti olimpiade mapel. Dirinya optimis dengan soal olimpiade yang telah dikerjakan.
“Saya ikut olimpiade mapel IPA ini jadi pengalaman saya pertama kali, Sebelumnya telah persiapan jauh-jauh hari, semoga membuahkan hasil yang maksimal,” kata siswa kelas 5 itu. (AS/YM)






