Baznas Kudus Tasyarufkan Zakat Infak dan Sedekah Senilai Rp 113,2 Juta

oleh -366 kali dibaca
Penyerahan simbolis oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Kudus Drs. H Aris Syamsul Ma'arif, didampingi pengurus Baznas lainnya. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kudus pada bulan Agustus 2021 mentasyarufkan/menyalurkan dana untuk modal usaha produktif, tempat ibadah dan lembaga pendidikan islam sebesar Rp 113,290,000. Jumlah tersebut diperuntukan untuk pencairan zakat (berupa cek maupun tunai, red) sebesar Rp 73.040.000, sedangkan jumlah pencairan infak dan sedekah sebesar Rp 40.250.000.

“Kesemuanya untuk Pentasyarufan Zakat Infak sedekah (ZIS) untuk modal usaha produktif, kaki palsu, pembayaran hutang biaya pendidikan siswa, pembangunan tempat ibadah dan lembaga pendidikan islam,” tutur Ketua BAZNAS Kabupaten Kudus Drs. H Aris Syamsul Ma’arif usai memberikan simbolis kepada perwakilan penerima ZIS, di Aula Gedung BAZNAS Jl. Mejobo, Kudus, Rabu (25/8/2021) pagi.

Meningkatnya hasil penghimpunan zakat, tentu akan memberikan dampak terhadap meningkatnya program pemberdayaan zakat yang bisa dimanfaatkan demi meningkatkan kesejahteraan umat.

Bantuan ini, lanjut Aris Syamsul Ma’arif, merupakan salah satu wujud kepedulian dari Baznas Kudus dalam menunjang kegiatan keagamaan dan warga yang sangat membutuhkan.

Pihaknya berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat, terlebih di masa sulit seperti sekarang ini. “Melalui zakat, infaq dan shodaqoh, kita bisa berbagi dengan para mustahik, berbagi ZIS, berbagi rasa persaudaraan dan berbagi kebahagiaan” ujarnya.

“Semoga zakat yang kita keluarkan bisa menyempurnakan ibadah  dan menyempurnakan ketaatan kita kepada Allah SWT,” harapnya.

Sementara KH. Ma’ruf menyampaikan bahwa didalam pentasyarufan dibutuhkan ketelitian, antara berhak dan tidak berhak. Jadi, apa yang bapak ibu semua terima, nominalnya beda beda dan sesuai kebutuhan.

“Karena kami tidak hanya menyampaikan pentasyarufan saja, namun banyak yang harus ditangani, tentu juga kami mempertimbangkan, karena Baznas hanya mampu meringankan, baik untuk lembaga, masjid mushola maupun pribadi,” terangnya.

Ditambahkan, pihaknya hanya bisa memberi sebatas meringankan beban-beban penerima yang ditanggung sehari-hari, sebab hal itu dikembalikan sesuai kemampuan Baznas.

“Saya berharap, apa yang nantinya diterima, mohon diterima dengan penuh ikhlas,” tuturnya.

Masih ditempat yang sama, salah satu penerima, Eri Septemi (46 tahun), asal Desa Panjunan, mengaku senang dengan menerima bantuan dari Baznas Kudus. Ia baru pertama kali menerima bantuan dari Baznas.  Ibu 2 anak itu merupakan Muallaf. Rencananya, bantuan tersebut akan dipergunakan untuk modal usaha.

“Rencana buat nambah modal usaha di rumah, ada warung kecil-kecilan mas, semoga manfaat dan barokah, Aamiin,” harapnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :