BBPOM Minta Warga Jeli Saat Beli Produk Makanan, Obat dan Kosmetik di Pasaran

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Peredaran obat dan makanan ilegal dan obat palsu yang cukup meresahkan, membuat Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) bersama tokoh masyarakat mengadakan sosialisasi Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) di Gedung Graha Mustika Desa Getas Pejaten Kecamatan Jati Kabupaten Kudus, Senin (4/2/2019).

Syafriansyah, Kepala BBPOM Semarang membeberkan tujuan diadakan acara ini untuk menjamin produk Obat dan Makanan aman, berkhasiat/ bermanfaat, dan bermutu dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Sosialisasi dilakukan untuk meminta warga untuk jeli saat membeli makanan, obat dan kosmetik di pasaran,” ujarnya.

TRENDING :  Pintu Masuk Ke Jalan Menara Kudus Belum Dibuka Penuh

Acara yang bertema “Cerdas Memilih Obat Yang Tepat dan Aman”, diikuti 500 orang dari berbagai Kecamatan di Kudus. BPOM hadir melayani dan melindungi masyarakat yang diselenggarakan oleh BPOM Semarang.

TRENDING :  Kesenian Keliling Tradisional Mulai Hilang

Sementara Bupati Tamzil mengajak warga sebagai konsumen yang cerdas dan bijak dalam menentukan obat dan makanan mana yang layak untuk kita konsumsi. “Terutama
sekali bagi bapak-bapak, ibu-ibu, mas dan mbak yang gemar belanja online,” ujar Tamzil.

TRENDING :  "Pers Berkualitas, Masyarakat Makin Cerdas"  Jadi Tema Orientasi Jurnalistik PWI Kudus

Karena, kata Tamzil, tenyata banyak situs maupun toko online yang ikut menjual obat dan makanan ilegal maupun obat palsu.

“Saya berharap ilmu yang telah kita dapat dalam acara sosiisasi ini dapat kita tularkan kepada lingkungan kita, keluarga, tetangga maupun dilingkungan kerja kita,” tandasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :