Bea Cukai Kudus Gagalkan Pengiriman 228 Ribu Batang Rokok Ilegal

oleh -291 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Sebagai instansi pemerintah dengan salah satu fungsi yaitu sebagai community protector, Bea Cukai Kudus berupaya melindungi masyarakat dari beredarnya barang-barang ilegal dan berbahaya. Pada Kamis (12/11) dini hari, Bea Cukai Kudus berhasil melakukan penindakan terhadap sebuah mobil yang memuat rokok ilegal sebanyak 228.000 batang.

Gatot Sugeng Wibowo selaku Kepala Kantor Bea Cukai Kudus menyebut jika penindakan bermula dari informasi yang diperoleh tim Bea Cukai Kudus saat melaksanakan patroli pada pukul 00.30 WIB tentang adanya sebuah mobil yang diduga digunakan untuk mengangkut Barang Kena Cukai (BKC) ilegal dari wilayah Jepara.

Berbekal informasi tersebut, tim melakukan penyisiran di Jalan Jepara dan jalur-jalur alternatif yang berpotensi untuk dilewati mobil yang menjadi target operasi. Sekitar pukul 01.10 tim berhasil menemukan titik lokasi mobil dengan ciri-ciri sebagaimana informasi tersebut sedang melaju kencang kearah Semarang di Jalan Raya Pantura Demak.

Tim segera berkoordinasi dengan Tim P2 Kanwil Bea dan Cukai Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta untuk melakukan pengejaran terhadap sarana pengangkut tersebut.

Setelah dilakukan pengejaran sampai di Jalan Buyaran – Karangawen KM 04, Desa Donorejo, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, mobil tersebut berhasil dihentikan. Tim segera melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan bahwa mobil tersebut memuat rokok ilegal.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan muatan mobil tersebut ialah rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dalam kemasan koli tanpa dilekati pita cukai. Untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut, seluruh barang bukti, mobil, serta sopir yang berinisial AS (35 tahun) dan kernek berinisial LBR (21 tahun) diamankan ke Bea Cukai Kudus.

Gatot mengungkapkan total perkiraan nilai barang atas penindakan kali ini ialah sebesar Rp Rp 232.560.000,- dan berpotensi merugikan negara sebesar Rp 135.277.600,- yang dihitung dari total pungutan cukai, PPN HT, dan pajak rokok yang seharusnya dibayar kepada negara.

Gatot menambahkan bahwa dalam upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal ini bukan hanya merupakan tugas aparat hukum seperti petugas Bea Cukai, melainkan juga dibutuhkan peran aktif masyarakat untuk menolak ataupun melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berkaitan dengan peredaran rokok ilegal. (AJ/YM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :