Bea Cukai Kudus Grebek Dua Rumah, Tempat Pengemasan dan Penimbunan Rokok Ilegal

oleh -1.969 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Bea Cukai Kudus bersinergi dengan SUBDENPOM Pati berhasil melakukan  penindakan terhadap 2 buah bangunan/rumah  yang digunakan sebagai tempat mengemas dan menimbun  rokok ilegal di Jepara. Sebelumnya terhadap dua rumah ini dilakukan pengamatan, karena diduga terdapat kegiatan pengemasan rokok illegal.

Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Gatot Sugeng Wibowo menjelaskan, Penindakan dilakukan sekitar pukul 08.30 di lokasi rumah pertama yang terletak di desa Manyargading Kecamatan Kalinyamatan, Jepara. “Tim Bea Cukai Kudus yang datang beserta personil  SUBDENPOM Pati, telah berkoordinasi dengan perangkat Desa Manyargading untuk menyaksikan pemeriksaan terhadap rumah tersebut. Dari hasil pemeriksaan ditemukan rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) batangan dan rokok  jenis SKM dalam kemasan/bungkus  tanpa dilekati pita cukai serta barang – barang penolong lain seperti etiket dan alat pemanas. Tim juga mendapati pemilik barang berinisial ARP (37 tahun) dan dua orang pekerja pengemas berinisial W (31 tahun) dan UH (36 tahun). Total ditemukan 11 karung dan 1 karton berisi rokok batangan dan ratusan slop rokok merk “L.4 BOLD” tanpa dilekati pita cukai,” terangnya Senin (23/8/2021).

Selanjutnya sekitar pukul 10.00, kata Sugeng, Tim melakukan penindakan di rumah kedua yang terletak Desa Sidigede, Kecamatan Welahan, Jepara. Di lokasi kedua ini , Tim mendapati pada rumah tersebut sedang berlangsung kegiatan mengemas dan menimbun  rokok illegal. Tim segera melakukan pemeriksaan dan menemukan 5 karung dan 2 karton  rokok batangan serta 36 bale dan 4 slop rokok Jenis SKM Merek “HIMA BOLD” dilekati pita cukai diduga palsu.

Dari dua penindakan ini, lanjut Sugeng, diperoleh barang bukti  sebanyak  289.200 batang  rokok  dengan perkiraan nilai barang Rp 294.984.000,- dan total potensi kerugian negara sebesar  Rp  193.856.544,- Atas barang bukti berupa rokok Ilegal, pemilik barang, dan pekerja pengemas serta  barang-barang penolong lainnya dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk pemeriksaan lebih lanjut. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :