Begini Kronologi Mobil di Kudus Tabrak Trotoar dan Pagar Polsek Kota

oleh -5,381 kali dibaca
Kecelakaan lalin menimpa mobil avanza yang tiba-tiba melaju kencang usai dari SPBU dan lari menerjang trotoar dan tersangkut di pagar Mapolsek Kota Kudus (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Mini Bus bernomor polisi K-1319-AK mengalami laka tunggal di Jalan Jend Sudirman turut Desa Kramat  Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Sebagian pagar kantor Polsek Kota dan reklame yang berdiri juga rusak usai ditabrak mobil tersebut, Minggu (21/11/2021), sekitar pukul 7 pagi.

Petugas pengisian angin ban nitrogen di SPBU Iqbal mengatakan, mobil Avanza tersebut awalnya mengisi angin ban di tempatnya.

Kecelakaan lalin menimpa mobil avanza yang tiba-tiba melaju kencang usai dari SPBU dan lari menerjang trotoar dan tersangkut di pagar Mapolsek Kota Kudus (Foto: istimewa)

Usai mengisi angin, tiba-tiba mobil tersebut melaju kencang hingga menyeberang jalan dan melompati trotoar lalu menabrak pagar kantor polisi.

“Habis ngisi angin, tahu- tahu langsung melaju dan menabrak pagar di sebrang jalan (selatan jalan, red). Kurang tahu kenapa, tapi beruntung tidak ada kendaraan lain yang lewat waktu itu,” katanya.

Kanit Laka Satlantas Polres Kudus, Firman Abit membenarkan adanya kejadian tersebut. Kronologis kejadiannya, kata Firman, menurut mini bus berjenis Toyota Avanza awalnya mengisi angin di SPBU depan polsek kota Kudus.

“Dikarenakan pengemudi kurang konsentrasi sehingga mobil lepas kendali dan menabrak trotoar dan pagar polsek kota. Maka terjadilah laka lantas tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, pengemudi dan seorang penumpang selamat,” tutur Firman.

Sementara pengemudi Avansa, Hartoyo (65) mengaku dirinya juga merasa heran mobilnya bisa tiba-tiba melaju menyeberang jalan, melewati trotoar dan menabrak pagar.

Ia menceritakan, usai mengisi angin dirinya kemudian masuk ke dalam mobil. Saat itu ia berniat menghidupkan mobilnya. Nahas, usai dihidupkan mobilnya tersebut tiba-tiba melaju dan membuat dirinya panik hingga hilang kendali. Padahal menurut pengakuannya, rem tangan mobilnya masih terkunci.

“Setelah tak hidupkan tiba-tiba jalan. Dan karena panik juga niatnya nginjak rem malah ngegas. Tapi setelah nabrak itu handrem ternyata masih fungsi,” ucap warga Desa Bulung Cangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus itu. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :