Penyidikan KPK Masih Berlanjut Hari Ini Belasan Pejabat Diperiksa, Termasuk Sekda

oleh

Kudus, isknews.com – Penyidikan oleh para petugas dari Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) ternyata masih berlanjut, pagi tadi dengan menggunakan ruang di Mapolres Kudus, KPK masih melakukan pemeriksaan pada sejumlah ASN di Kudus.

Salah satunya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus Sam’ani Intakoris, tak hanya sendirian dirinya diperiksa bersama beberapa orang lainnya. Di antaranya, Plt Kepala PUPR Heru Subiyantoko, Kabid Pengembangan dan Diklat BKPP Kabupaten Kudus Tulus Yatmika, Kasubid Pengembangan Pegawai BKPP Kudus Hendro Muswinda. Mereka diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi, Senen (29/07/2019).

Sebelumnya usai pelaksanaan apel pagi Samani mengakui bahwa pagi itu dirinya akan menghadiri panggilan penyidik KPK bersama sejumlah ASN yang lainnya.

“Hari ini saya dan 12 orang yang lain akan diperiksa oleh KPK. Saya akan kooperatif dan meminta semua ASN di lingkungan Pemkab  yang juga dipanggil tim KPK untuk kooperatif  hadir dalam pemeriksaan tersebut,” katanya.

TRENDING :  Jika Akses Jalan Menuju Perumahan Jepangpakis Di Tutup Warga, Pengembang Ancam Lapor Ke Polda

Sam’ani menjelaskan dirinya dipangggil KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi, karena seluruh data ASN di Kudus berikut dokumen ke administerasiannya ada dibawah kendalinya.

“Seluruh adminitrasi itu ada di Sekda. Makanya ruangan ini sempat di segel oleh tim KPK karena untuk mengamankan sejumlah dokumen baik SDM maupun administerasi,” ujar dia saat ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya.

Dalam kesempatan tersebut Sam’ani juga mengklarifkasi bahwa kepergiannya ke Jakarta saat operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh tim anti rasuah, Jumat (26/07/2019)  itu akibat dirinya ssudah diamankan oleh tim KPK di Jakarta.

TRENDING :  Percobaan Pencurian Berhasil Digagalkan Oleh Warga

“Itu tidak betul, karena saat kejadian itu saya sedang cuti karena menghadiri pernikahan anak paman saya di Jakarta,” ujra dia.

Soal rumah dinas yang juga diperiksa oleh KPK ia tegaskan rumah itu tidak pernah dia tempati, karena rumah dinas yang semestinya ditinggal oleh Sekda ternyata ditinggali oleh staf khusus bupati, Agus Suranto.

“Ini kemarin membuat ibu saya menanggis, dan saya kaget. Perlu diketahui bahwa rumah dinas ini digunakan untuk staf khusus bupati. Bahkan sudah ada berita acaranya,” terangnya .

Sam’ani mengatakan, semenjak dilantik sebagai Sekda Kudus 1 Agustus 2018, dia tidak pernah meninggali rumah tersebut dan memilih menempati rumah pribadinya di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati. Secara resmi, sejak 20 Mei 2019 rumah dinas tersebut ditempati staf khusus bupati, Agus Suranto.

TRENDING :  Masih Diperiksa KPK Dua Plt Kepala Dinas Ini Diganti
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus Sam’ani Intakoris (foto: YM)

Sementara itu usai diperiksa KPK di Mapolres siangnya, Sam’ani mengatakan, pemeriksaan hari ini sudah selesai. Selama 9 jam pemeriksaan berlangsung, ia pun mengaku dicecar pertanyaan beragam terkait jabatan yang diemban.

“Tadi diberikan beberapa pertanyaan. Fokusnya memang pada pekerjaan sebagai Sekda. Apa tugas dan seperti apa kebijakan seorang Sekda,” terangnya.

Selain itu, ia juga dimintai keterangan terkait fungsi dan kewenangan Sekda dalam pengisian jabatan tinggi pratama. Menurutnya, Sekda hanya sebatas mengusulkan tiga nama di masing-masing OPD.

“Sedangkan keputusan ada di tangan Bupati Kudus,” ucapnya.

Meski begitu, ia tidak memungkiri pemeriksaan dirinya bersama pejabat lain akan dilakukan kembali. “Ini sudah selesai. Cuman besok atau kapan bisa saja akan dimintai keterangan lagi,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :