Belum Ada Laporan Kasus DBD, Ini Imbauan Dinas Kesehatan Kudus

oleh

Kudus, isknews.com – Memasuki musim hujan di awal tahun 2020, kasus demam berdarah dengue (DBD) kerap kali muncul di beberapa daerah. Namun hingga pekan keempat di bulan Pebruari, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus belum mendapati adanya laporan kasus DBD di Kota Kretek ini.

“Sampai dengan hari ini, kami belum menerima adanya laporan pasien demam berdarah,” kata Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, M. Nasiban, Selasa (25/2/2020).

TRENDING :  Pembukaan Diklat Prajabatan Golongan I,II,III bagi CPNS Honorer K2 di Lingkungan Pemkab Kudus tahun 2015

Dijelaskannya, Kasus DBD tahun 2019 di Kudus memang agak tinggi namun angka kematian juga tinggi. Yakni dengan 210 kasus dan 16 orang meninggal dunia. Dibanding tahun 2018 lalu, angka DBD hanya 62 kasus dengan 1 orang meninggal dunia. “Kebanyakan tahun 2019 lalu kasus DBD banyak terjadi diwilayah kecamatan Jati. Yakni dengan 26 kasus dengan angka kematian 6 orang,” terang M. Nasiban.

TRENDING :  Marak Terjadi Fintech Pinjaman Online, OJK Imbau Masyarakat Waspada

Meskipun belum ada laporan kasus DBD yang masuk, namun pihaknya menyebut tindakan preventif selalu dilaksanakan. Apalagi, langkah ini merupakan skala prioritas agar kasus DBD di tahun 2020 bisa ditekan.

“Upaya kita lakukan setiap saat, misalnya Puskesmas melakukan penyuluhan. Dan juga imbauan kepada masyarakat secara langsung melalui lurah dan RT-RW, sehingga masyarakat mengetahui bagaimana cara mencegah dan menghindari DBD,” jelasnya.

TRENDING :  Netralitas TNI Harga Mati, Dandim Kudus Larang Anggota Dukung Calon Tertentu

Pencegahan DBD sendiri, yaitu dengan metode 3M plus, yang terdiri dari menguras, menutup dan mengubur. Tentunya upaya ini bisa dilakukan oleh masyarakat agar terhindar dari wabah DBD. “Kita menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan hal itu (3M plus), selain itu juga berperilaku hidup sehat, memakan buah-buahan setiap hari dan meningkatkan daya tahan tubuh. (Karena) konsep hidup sehat sebenarnya tidak terlepas dari daya tahan tubuh seseorang,” jelasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :