Berbagi Kebahagiaan, La Tisza Hijab Kudus Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim

oleh -588 views
Owner La Tisza Hijab Kudus, Ulyana saat memberikan santunan kepada anak yatim. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – La Tisza Hijab Kudus menggelar buka bersama dengan karyawan dan mitra serta anak-anak yatim di lapangan terbuka, Prambatan kidul, Kudus, Minggu (2/5/2021). Semua rangkaian acara berjalan dengan penuh khidmat serta tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Owner La Tisza Hijab Kudus, Ulyana menjelaskan jika tujuan kegiatan tersebut untuk memupuk kekompakan karyawan serta  memupuk jiwa dengan adanya doa bersama, santunan dan buka bersama dengan anak yatim.

Pihaknya di bulan Ramadhan ini sengaja mengundang 110 anak yatim binaannya untuk diajak berbuka puasa bersama, supaya lebih mempererat tali persaudaraan.

“Sebelumnya kita (La Tisza Hijab) tiap bulan memberikan santunan namun diantarkan ke rumah masing-masing, namun pada bulan ramadhan ini kita ganti yang mengundang mereka untuk berbagi kebahagiaan untuk berbuka puasa bersama,” tutur Bunda ul (sapaan akrab sahabat La Tisza) saat ditemui isknews.com di lokasi acara.

Mereka merupakan anak-anak yatim dari warga Desa Prambatan kidul, serta anak yatim disekitar rumah karyawan La Tisza Hijab. “Selain mendapatkan uang tunai, kami berikan juga bingkisan,” ucapnya.

Bunda ul mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara ini, juga teruntuk anak yatim serta pendamping dan tamu undangan  yang telah berkesempatan hadir.

“Terimakasih untuk semuanya, Semoga silaturahmi terus terjalin dan tentunya di mana pun. Alhamdulilah acaranya berjalan dengan lancar dan penuh khidmat, Insya Allah berkah dan menjadi kebaikan untuk kita semua yang turut hadir,” harapnya.

Diketahui, La Tisza Hijab Kudus beralamat di Desa Prambatan lor RT01 RW02, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Sudah berproduksi (offline) sejak 2009 silam, kurang lebih 12 tahun, sementara merambah pasar jagat maya (online) baru sekitar 1,5 tahun.

Dalam masa pandemi covid-19, Ulyana sang owner mengaku tidak begitu terdampak langsung dalam produksi dan penjualan. “Mungkin di masa pandemi semua orang mengurangi mobilitas dan memilih jual beli melalui online, jadi tidak terlalu berpengaruh banyak,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :