Berdayakan Masyarakat, Mahasiswa KKN Edukasi Covid 19 dan Bimbing Belajar Kreatif

oleh -122 kali dibaca

Kudus, isknews.com – -Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Diponegoro tetap berlanjut meski keadaan berubah karena adanya bencana yang terjadi di seluruh dunia yaitu pandemi virus corono. Pengabdian mahasiswa mengalami perubahan yaitu pengabdian dilakukan di daerah tempat tinggal mahasiswa atau sering disebut KKN Pulang Kampung.

Disaat kondisi sekarang ini, KKN Undip mengusung tema Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid 19 Berbasis pada Tujuan Berkelanjutan (SDG’s). Salah satu peserta mahasiswa KKN Tim I tahun periode 2021 Undip bernama Anggi Fadhlika Humma melakukan KKN di Desa Dersalam Kecamatan Bae Kabupaten Kudus. KKN dimulai dari tanggal 4 Januari 2021 sampai 16 Februari 2021.

Program Kegiatan yang dilaksanakan yaitu membuat Media Edukasi Tentang Covid 19 dan Bimbingan Belajar Anak Sekolah. Media Edukasi Tentang Covid 19 berjudul “Kenali Risiko Terkena Covid 19”, dimulai dari skala rendah sampai skala tinggi. Masyarakat diperkenalkan tentang tempat-tempat yang memiliki risiko terkena covid 19 dari skala rendah sampai tinggi yang bertujuan agar masyarakat mendapatkan pengetahuan dan menghindari tempat-tempat tersebut untuk menjaga diri dari tersebarnya virus corona yang melanda di negri tercinta.

Media penyebaran yang digunakan yaitu melalui media sosial (daring) dan poster yang tersebar di tempat-tempat yang sering dilalui masyarakat seperti pos dan masjid (luring). Tak lupa sosialisasi perkenalan pelaksanaan KKN dan program kegiatan secara daring melalui group whatsapp masyarakat Dersalam dikarenakan adanya PSBB yang membuat kegiatan yang sering dilakukan di Desa Dersalam seperti senam pagi, posyandu, dan kerja bakti diliburkan serta dilarang adanya perkumpulan dan semacamnya. Banyak yang memberikan respon positif dari program kegiatan edukasi tersebut. “Sudah bagus mbak, program kegiatan baik” ucap ketua senam lansia melati.

Selanjutnya program kegiatan Bimbingan Belajar Anak Sekolah. Konsep pembelajaran yang diberikan beragam, misalnya melalui permainan dan kreativitas. Anak-anak di Desa Dersalam suka bermain di sekitar rumah dan tidak memanfaatkan waktu mereka dengan kegiatan positif. Anak-anak juga malas untuk diajak belajar yang hanya duduk di tempat saja dan dalam waktu yang lama. “Bimbingan Belajar Sambil Bermain, Belajar Kreatif Melalui Game” adalah tema yang digunakan, belajar dengan cara menyenangkan karena anak-anak lebih bisa menerima pembelajaran sekaligus tidak bosan.

Game Pertama yaitu mencari jawaban dari pertanyaan yang diberikan diawal, mencari di sebuah kertas yang telah disembunyikan di berbagai tempat dan Game Kedua yaitu belajar menghitung dari daun kering juga mewarnai gambar kaligrafi secara luring. Konsep pembelajaran lainnya dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan aplikasi Memrise Cousre for English Speaker (membuat course/pertanyaan tentang mata pelajaran apapun, selain hanya bahasa inggris) untuk remaja dan anak-anak.

Latar belakang mengadakan kedua program kegiatan karena berhubungan dengan masalah yang terjadi di masyarakat Desa Dersalam dan sesuai program kegiatan SDGs yaitu Tujuan 1 : Masyarakat Desa Dersalam (Memastikan Kehidupan yang Sehat dan Mendukung Kesejahteraan Bagi Semua Untuk Semua Usia) dan Tujuan 2 : Anak-Anak Sekolah (Memastikan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas Setara, juga Mendukung Kesempatan Belajar Seumur Hidup).

Masyarakat Desa Dersalam yang memiliki potensi perlu tetap meningkatkan kualitas sumber daya yang sekarang sedang tersendat karena adanya virus covid 19. Masalah yang terjadi dalam berbagai bidang dapat diselesaikan bersama-sama, tidak hanya beberapa individu tapi juga komunitas, satuan pendidikan dan kewilayahan (RT,RW dan desa) ikut untuk melakukan gerakan perubahan perilaku hidup sehat dan lebih patuh mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :