Berikut Update Kasus Covid-19 di Kudus Per 14 September 2020

oleh

Kudus, isknews.com –  Perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Kudus sampai saat ini terdapat 571 kontak erat masih dipantau, 82 suspek, dan 76 probable. Dari 82 suspek dalam wilayah sebayak 42 dirawat, 40 isolasi mandiri dan 2 dirujuk. Untuk 76 kasus probable dalam wilayah, 2 kasus dirawat, 33 kasus isolasi dan 41 kasus meninggal.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Kudus, dokter Andini Aridewi mengatakan, Sampai saat ini ternotifikasi kasus konfirmasi COVID-19 sebanyak 1335 kasus dari dalam wilayah. Dari 1335 kasus dalam wilayah tersebut 79 kasus dirawat, 128 kasus isolasi, sembuh 950 kasus dan meninggal 178 kasus.

Dari data tersebut terdapat penambahan 4 (empat) kasus baru berasal dari dalam wilayah.

 Adapun 4 (empat) kasus baru dari dalam wilayah, sebagai berikut :

  1. Laki-laki berusia 36 tahun berdomisili di Desa Gondoharum Kecamatan Jekulo. Dinyatakan positif berdasarkan hasil tracking contact tanggal 13 Agustus 2020 tanpa penyakit penyerta.
  2. Perempuan berusia 53 tahun berdomisili di Desa Payaman Kecamatan Mejobo. Dirawat di RS Mardi Rahayu tanggal 9 September 2020 dengan penyakit penyerta.
  3. Perempuan berusia 66 tahun berdomisili di Desa Getaspejaten Kecamatan Jati. Dirawat di RS Mardi Rahayu tanggal 9 September 2020 dengan penyakit penyerta.
  4. Laki-laki berusia 56 tahun berdomisili di Desa Tumpangkrasak Kecamatan Jati. Dirawat di RS Mardi Rahayu tanggal 9 September 2020 dengan penyakit penyerta.

Kabar gembira datang dari 22 (dua puluh dua) kasus yang dinyatakan sembuh berasal dari dalam wilayah.

Adapun 22 (dua puluh dua) kasus sembuh berasal dari dalam wilayah, sebagai berikut:

  1. Laki-laki berusia 36 tahun berdomisili di Desa Gondoharum Kecamatan Jekulo. Dinyatakan positif berdasarkan hasil tracking contact tanggal 13 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  2. Perempuan berusia 36 tahun berdomisili di Desa Pasuruhan Lor Kecamatan Jati. Dinyatakan positif berdasarkan hasil tracking contact tanggal 30 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  3. Laki-laki berusia 29 tahun berdomisili di Desa Besito Kecamatan Gebog. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 19-31 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  4. Perempuan berusia 48 tahun berdomisili di Desa Kedungdowo Kecamatan Kaliwungu. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 17-31 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  5. Perempuan berusia 38 tahun berdomisili di Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 9-31 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  6. Perempuan berusia 55 tahun berdomisili di Desa Wates Kecamatan Undaan. Dirawat di RS Mardi Rahayu tanggal 27 Agustus – 5 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  7. Perempuan berusia 37 tahun berdomisili di Desa Honggosoco Kecamatan Jekulo. Dinyatakan positif berdasarkan hasil tracking contact tanggal 21 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  8. Perempuan berusia 38 tahun berdomisili di Desa Prambatan Kidul Kecamatan Kaliwungu. Dinyatakan positif berdasarkan hasil tracking contact tanggal 31 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  9. Laki-laki berusia 62 tahun berdomisili di Desa Kaliputu Kecamatan Kota. Dirawat di RSU St. Elizabeth Semarang tanggal 17-28 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  10. Perempuan berusia 54 tahun berdomisili di Desa Puyoh Kecamatan Dawe. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 19-31 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  11. Perempuan berusia 30 tahun berdomisili di Desa Lau Kecamatan Dawe. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 5-31 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  12. Laki-laki berusia 60 tahun berdomisili di Desa Kutuk Kecamatan Undaan. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 25-29 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  13. Laki-laki berusia 62 tahun berdomisili di Desa Kalirejo Kecamatan Undaan. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 16-31 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  14. Perempuan berusia 29 tahun berdomisili di Desa Jekulo Kecamatan Jekulo. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 18-31 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  15. Laki-laki berusia 59 tahun berdomisili di Desa Kesambi Kecamatan Mejobo. Dinyatakan positif berdasarkan hasil tracking contact tanggal 3 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  16. Laki-laki berusia 42 tahun berdomisili di Desa Karangmalang Kecamatan Gebog. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 18-31 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  17. Perempuan berusia 35 tahun berdomisili di Desa Temulus Kecamatan Mejobo. Dirawat di RS Mardi Rahayu tanggal 27 Agustus – 5 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  18. Perempuan berusia 26 tahun berdomisili di Desa Gondangmanis Kecamatan Bae. Dirawat di RS Mardi Rahayu tanggal 25 Agustus – 7 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  19. Perempuan berusia 29 tahun berdomisili di Desa Hadipolo Kecamatan Jekulo. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 18-31 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  20. Laki-laki berusia 50 tahun berdomisili di Desa Klaling Kecamatan Jekulo. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 18-31 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.
  21. Bayi laki-laki derdomisili di Desa Pasuruhan Lor Kecamatan Jati. Dirawat di RSUP dr. Kariadi tanggal 24 Agustsu 2020.
  22. Laki-laki berusia 32 tahun berdomisili di Desa Hadiwarno Kecamatan Mejobo. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 23-31 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.

Perlu diperhatikan, penting untuk mencegah penularan atau penyebaran COVID-19 adalah tetap waspada dan disiplin mematuhi berbagai ketentuan Pemerintah. Pertama, betul-betul mematuhi social distancing (menjaga jarak sosial) dengan tidak keluar rumah kecuali untuk hal-hal yang sangat penting. Saat harus keluar rumah, usahakan selalu melakukan physical distancing (menjaga jarak fisik) dengan menghindari kerumunan dan menjaga jarak minimal 1-2 meter dari orang lain.

Kedua, selalu memakai masker saat berada di tempat umum. Ketiga, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer selama minimal 20 detik terutama setelah menyentuh benda-benda yang disentuh banyak orang. Jangan pernah menyentuh daerah wajah terutama mata, hidung, dan mulut bila belum mencuci tangan.

Keempat, selalu menerapkan etika batuk yang benar, yaitu menutup mulut dan hidung dengan tisu atau dengan lengan atas pada saat batuk, setelah itu membuang tisu ke tempat sampah tertutup dan cuci tangan dengan benar. Dan kelima, selalu mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan istirahat yang cukup sehingga daya tahan tubuh terhadap COVID-19 selalu optimal. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :