Berkhidmah di LazisNU Kudus, Fahmi: Berawal dari Amanah Orang Tua

oleh -1.499 kali dibaca
ketua NU Care-LazisNU Kudus, Muhammad Ihdi Fahmi. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Muhammad Ihdi Fahmi (42), nama itu mungkin asing bagi khalayak umum, namun tidak bagi kalangan warga Nahdliyin di Kudus, terutama yang bergerak di bidang Sosial. Pemilik usaha tekstile di Jl. Sunan Kudus no.23 Janggalan kini sedang menjabat amanah sebagai ketua NU Care-LazisNU Kudus, masa periode 2019-2024.

Fahmi saat ditemui isknews.com Selasa (9/3/2021) menceritakan, mulai terjun di organisasi NU Care LazisNU Kudus dari tahun 2015, itupun tidak sengaja karena berawal dari latar belakang orang tua (ayah) yang dulu aktif di NU dan Ia hanya membantu urusan keuangan (Bendahara) ayahnya.

“Sebelumnya kerap ikut membantu urusan bendahara yang diamanahkan kepada ayah saya, itupun cenderung tidak aktif dan hanya aktif saat bulan tertentu saja, seperti di saat kegiatan santunan yatama dan dhuafa pada bulan ramadhan,” ujar Fahmi, alumnus Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Sebelum ditunjuk menjadi ketua, Sebelum khidmah di NU, Awalnya kurang percaya diri karena latar belakang basic saya yang tidak dari pengkaderan organisasi NU. Ia mengaku punya pengalaman organisasi, itupun saat di organisasi intra kampus, forum komunikasi mahasiswa.

Anak ke-6 dari 8 bersaudara itu ingat betul saat diamanahi oleh almarhum ayahnya untuk menyelesaikan kewajiban zakat, saat itu Ia dibantu temannya langsung survei lokasi ke beberapa titik untuk mencari orang yang dirasa layak dibantu, yakni Desa Rahtawu, Setro kalangan dan Karangrowo.

“Ternyata di daerah tersebut, masih banyak saudara kita yang membutuhkan, misalnya masih ada rumah yang tidak layak huni,” ujar ayah dua anak  itu.

Ia menambahkan, Bantuan pemerintah tidak dipungkiri memang nyata adanya, namun hal itu dirasa kurang maksimal bisa mengcover semua orang yang kurang beruntung di negeri ini. Berarti, lanjut Fahmi,  harus ada orang/organisasi di luar pemerintah untuk menjad jembatan dalam menangani masalah tersebut, “Maka dengan landasan itulah, semakin mantap untuk berkhidmah di organisasi NU Care LazisNU,” kata Fahmi. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :