Berskala Nasional, TMMD Reguler Ke 98 Akan Segera Di Gelar Di Desa Kandangmas

oleh
Dandim Kudus, Letkol CZi Gunawan Yudha Kusuma, SE, saat memperkenalkan diri usai sertjab sebagai Dandim 0722 Kudus (Foto: Yuliadi M)

Kudus, isknews.com  –  Kodim 0722 Kudus, akan segera menggelar sebuah gawe besar, program bhakti masyarakat berskala nasional di bawah komando Markas Besar TNI yang akan melibatkan ratusan personel TNI dari semua kesatuan baik Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara dan Polri serta di tunjang oleh unsur Pemerintah Daerah baik Propinsi maupun Kabupaten serta Kodam IV Diponegoro hingga Poleres Kudus akademisi dan Satuan Kerja Perangkat Daerah Kudus, serta unsur warga masyarakat.

Program tersebut adalah program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler ke 98 tahun anggaran 2017.  Menurut Komandan Distrik Militer 0722 Kudus, Letkol CZi Gunawan Yudha Kusuma, SE, yang di temui di Makodim Kudus, Kamis (23/2/17) menyampaikan, “Berbeda dengan TMMD sengkuyung yang berskala anggaran Mabes AD, maka TMMD Reguler ini skupnya lebih luas dan lebih tinggi serta berskala Mabes TNI, serta akan melibatkan seluruh kesatuan TNI ditambah unsur dari Polri. Dengan semangat Kemanunggalan TNI, POLRI, Pemerintah Daerah dan seluruh komponen bangsa lainnya, kita laksanakan percepatan pembangunan melalui Progam TNI Manunggal Membangun Desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan,” jelasnya.

“Ancar-ancar tanggal pelaksanaan pembukaan program memang belum ditetapkan, tetapi yang jelas Insya Allah pada awal bulan April ini, program tersebut akan dibuka, saat ini segala persiapan telah dan sedang kami lakukan, termasuk juga unsur kegiatan penunjang program termasuk pelaksanaan rapat-rapat terkait dengan instansi teknis dan instansi administrative yang akan ikut serta membantu mensukseskan program kami ini,” tambah Dandim.

TRENDING :  Upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-58, Ini Pesan Kajari Kudus Kepada Jajarannya

Sementara itu, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0722 Kudus, Kapt, inf. Heru Cahyono kepada media ini, Sabtu (25/2/17) menjelaskan, “Lokasi yang akan menjadi sasaran program TMMD Reguler 2017 adalah Desa Kandangmas Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, dasar pemilihan Desa tersebut adalah karena menurut data dari Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Desa Kandangmas termasuk dalam klasifikasi Desa Merah atau sedikit tertinggal dalam infrastruktur jalan dan jembatan penghubung, utamanya bagi masyarakat petani di Desa tersebut,”. Jelasnya.

TRENDING :  Komunitas Hockey Kudus Galang Dana Dengan Jualan Takjil

“Di Desa tersebut nanti kami akan membangun jembatan dengan panjang 12 m dan lebar 3 meter serta ketinggian hingga 6 meter, titk lokasinya berada di Dukuh Masin Desa Kandangmas tepatnya di sebelah barat makam R. Bagus Rinangku dan R Ay. Nawangsih yang makamnya sangat dikenal warga dan sering manjadi tujuan ziarah masyarakat. Dengan rencana pembangunan jembatan penghubung ini diharapkan dapat mempermudah operasional warga masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Sehingga roda perekonomian masyarakat setempat bisa berjalan lancar.”tambahnya.

Tidak hanya pembangunan Jembatan penghubung, “Disana kami juga akan melakukan pengerasan jalan dengan cor beton pada sepanjang 200 meter dan lebar 3 meter, untuk menyempurnakan pembukaan jalan akses menuju lokasi jembatan hingga kawasan parkir kendaraan di lokasi makam tersebut, yang sudah dikerjakan sebelumya oleh pihak pemerintah Desa Kandangmas,”tutur Kapt. Heru Cahyono.

TRENDING :  Bursa Tosan Aji Diharapkan Bisa Jadi Media Edukasi Soal Keris

“Sebagai kegiatan penunjang lain dalam rangka pelaksanaan program TMMD tersebut juga telah kami kerjakan untuk warga di wilayah desa tersebut pembuatan 110 jamban beserta biliknya dan pembuatan keran air wudhu untuk Mushola setempat, yang merupakan bantuan program CSR dari Perusahaan Gas Negara (PGN).” Menurutnya.

“Dalam TMMD nantinya, kami akan melaksanakan bedah rumah yang menurut iformasi awal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selaku pemilik anggaran program, akan di laksanakan sebanyak hampir 50 an unit program bedah rumah. Sementara, untuk program non fisik, sebagaiman kegiatan TMMD sebelumnya, kami juga akan menggelar penyuluhan-penyuluhan bagi warga masyarakat dengan berbagai tema, anti radikalisme dan terorisme, anti narkoba serta wawasan kebangsaan,” pungkas Pasiter. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.