Bertahan Ditengah PPKM, @Hom Hotel Kudus Buka Warung Dimsum di Pinggir Jalan

oleh -772 kali dibaca
Cheff Pras dengan senang hati melayani dan memberikan rasa yang terbaik untuk konsumen. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Pandemi Covid-19 membuat pengelola hotel dalam hal ini @Hom Hotel Kudus berinovasi agar tetap bertahan. Pihak hotel telah merilis layanan kuliner yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Sales Marketing Manager @Hom Hotel Kudus Tika Encim, mengatakan @Hom Hotel Kudus mengatakan jika pihaknya menghadirkan Menu Sarapan Dimsum sebagai salah satu inovasi di tengah pandemi Covid-19. Pihaknya menawarkan sajian makan pagi dan makan malam yang disajikan persis di depan hotel. Dengan kata lain, layanan ini tersedia di pinggir jalan.

“Kita hadirkan warung dimsum yang buka persis di depan hotel (Jalan Tanjung Kudus), beroperasi setiap hari pada jam 6 hingga 9 pagi (untuk menu bubur ayam dimsum), sementara untuk Jam 5 sore hingga 8 malam (untuk menu dimsum). Terkait harga hanya 15 ribu (free hot tea). Kita melayani take away dan juga delivery dengan reservasi terlebih dahulu di nomor HP 081 129 05 100,” paparnya.

Di masa pandemi ini, lanjut Tika, bisnis perhotelan menjadi salah satu sektor yang terpukul telak. Maka dari itu, warung dimsum berkonsep drive thru ini menjadi salah satu cara mendongkrak pendapatan di @Hom Hotel Kudus.

“Alhamdulillah, ini inovasi kami supaya tetap bertahan. Semoga bisa mendongkrak revenue hotel. Kita tahu, saat pandemi tingkat hunian kamar maupun event-event turun drastis,” ungkapnya.

Lokasi warung dimsum berada persis didepan @Hom Hotel Kudus. (Aris SofiyantoISKNEWS.COM)

Diketahui, @Hom Hotel Kudus telah bersertifikat CHSE. Dimana sertifikasi tersebut merupakan hal yang sangat penting bagi industri pariwisata khususnya bagi pelaku usaha hotel dan restoran untuk memulihkan kepercayaan wisatawan

“Kami tetap melaksanakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Seperti, pembatasan jumlah maksimal tamu yang datang, pengaturan jarak kursi antara pengunjung satu dan lainnya serta menyediakan hand sanitizer.Selain itu, manajemen juga sangat memperhatikan aspek higienitas makanan. Staf yang bertugas pun diwajibkan memakai masker dan sarung tangan,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :