Bertambah, Pasien Isoman Terpusat di Donohudan Meninggal, Jadi 2 Orang

oleh -1.467 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Setelah sebelumnya seorang pasien isolasi mandiri terpusat di Asrama Haji Donohuan (AHD) Subianto (64) asal Desa Mlati Lor meninggal, lalu pada Kamis malam juga seorang pasien asal Desa Gondangmanis bernama Henki Jantomo (47) meninggal karena terpapar virus corona, sehingga menjadi dua orang.

Menurut Pelaksana Harian Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Masut, sebelum meninggal, almarhum bernama Henki Jantomo (47) pada Kamis (10/6) malam mengalami keluhan sesak nafas, kemudian sedang dilakukan persiapan untuk dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Namun sudah keburu meninggal dunia dan langsung dibawa pulang ke Kudus untuk dikebumikan malam itu,” tuturnya, Jumat (11/06/2021).

Kepala Desa Gondangmanis Susanto membenarkan bahwa jenazah almarhum Henki Jantomo tiba di Kudus Jumat (11/6) dini hari sekitar pukul 01.15 WIB, kemudian dikebumikan di pemakaman desa setempat dengan disaksikan pihak keluarga yang ada di Kudus setelah digelar salat jenazah.

Sementara jumlah warga Desa Gondangmanis yang menjalani isolasi terpusat di Boyolali, katanya, ada 32 orang.

Dengan adanya kasus dua meninggal di asrama tersebut, Pemkab Kudus sudah berkoordinasi langsung dengan pihak pengelola asrama terkait ketersediaan tim medis ketika sewaktu-waktu dibutuhkan serta ketersediaan obat-obatan.

Termasuk ketersediaan air mineral juga sudah dikomunikasikan dengan pihak pengelola asrama haji karena penderita COVID-19 juga sangat membutuhkan air mineral dan disebutkan bahwa saat ini sudah tersedia dalam jumlah banyak.

Adanya kasus meninggal dan keluhan masyarakat terkait pelayanan, mulai dari ketersediaan obat-obatan, air mineral hingga tim medis yang disebutkan siaga 24 jam, akhirnya Tim Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kudus melakukan evaluasi.

Kriteria pasien yang bisa diberangkatkan ke Boyolali semakin diperketat dengan menambahkan poin-poin tambahan untuk persyaratan yang bisa diisolasi ke Boyolali. Setidaknya, yang bisa diisolasi terpusat harus bisa mengurusi dirinya sendiri dan kondisi pasien tanpa gejala ataupun bergejala ringan. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.