Besok, Bupati dan Wabup Kudus Pimpin Aksi Bersih Sampah Serentak di Balai Jagong Peringati HPSN 2026

oleh -776 Dilihat
Bupati Kudus, Bersama peserta nonton bareng Persiku Kudus VS Persela membersihkan pendopo Kab. Kudus setelah nobar. (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton dijadwalkan memimpin aksi bersih sampah serentak dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di Taman Balai Jagong Kudus, Selasa (24/2/2026) pukul 07.30 WIB.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor S/600.4/88/2026 tanggal 22 Februari 2026 tentang Aksi Bersih Sampah Serentak, yang diterbitkan atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 serta Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah tentang Gerakan Jawa Tengah Asri.

Dalam surat tersebut, seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Tengah diminta melaksanakan aksi bersih sampah serentak di wilayah masing-masing pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 07.30 WIB, sekaligus mengikuti dialog interaktif secara daring bersama Gubernur Jawa Tengah yang dipusatkan di Pantai Jodo, Kabupaten Batang.

Di Kabupaten Kudus, kegiatan akan dipusatkan di Taman Balai Jagong dengan melibatkan unsur TNI, Polri, perguruan tinggi, badan usaha, media, komunitas, serta masyarakat umum. Peserta diimbau mengenakan pakaian kasual atau kaos berwarna putih sebagaimana ketentuan dalam surat tersebut.

Aksi ini menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dan Gerakan Jawa Tengah Asri, sekaligus momentum membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Menurut Sam’ani, sebelum pelaksanaan aksi bersih sampah serentak dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, pihaknya telah beberapa kali menggelar kurve massal di sejumlah titik strategis kota.

Kerja bakti membersihkan pusat kota ini bukan hal baru. Sebelumnya kami juga sudah melaksanakan kurve pasca Festival Dandangan, termasuk di kawasan Menara Kudus dan sekitarnya,” ujarnya.

Tak hanya itu, kegiatan serupa juga dilakukan setelah nobar pertandingan Persiku melawan Persela yang digelar di Pendopo Kabupaten Kudus. Acara tersebut dihadiri ribuan warga dan suporter Persiku yang memadati area pendopo hingga halaman sekitar.

Usai kegiatan, petugas kebersihan bersama personel gabungan langsung diterjunkan untuk membersihkan sejumlah sampah yang tertinggal di berbagai sudut lokasi.

Sam’ani menyebut, kegiatan kurve tersebut melibatkan ratusan personel dari OPD, petugas kebersihan, serta unsur pendukung lainnya. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab menjaga kebersihan ruang publik, terlebih setelah event berskala besar yang menghadirkan massa dalam jumlah banyak.

Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan kota tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan kesadaran kolektif masyarakat.

Melalui kepemimpinan langsung Bupati dan Wakil Bupati Kudus, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan semakin tumbuh, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.