KUDUS, ISKNEWS.COM – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kudus memasang target cukup ambisius pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.
Dari empat nomor yang diikuti, kontingen basket Kudus membidik satu medali emas, dua perak, dan satu perunggu.
Nomor 3×3 menjadi salah satu tumpuan utama Perbasi Kudus untuk mewujudkan target medali emas pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ketua Umum Pengkab Perbasi Kudus, Agus Santoso, mengatakan persiapan menuju Porprov Jateng 2026 sebenarnya telah dilakukan dalam waktu panjang. Program pembinaan atlet bahkan sudah berjalan sekitar empat tahun terakhir.
“Persiapan kami sudah panjang, sekitar empat tahun. Kami juga berpikir dua sampai tiga tahap ke depan,” ujar Agus, Senin (14/9/2026).
Pada Porprov Jateng 2026, Perbasi Kudus berhasil meloloskan seluruh nomor yang dipertandingkan.
Keempat nomor tersebut yakni 5×5 putra, 5×5 putri, 3×3 putra, dan 3×3 putri.
Sebanyak 32 atlet dan delapan official dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Kudus.
Komposisinya terdiri atas 12 atlet putra dan 12 atlet putri untuk nomor 5×5, serta masing-masing empat atlet putra dan empat atlet putri pada nomor 3×3.
Namun, perjalanan menuju Porprov tidak sepenuhnya berjalan mulus.
Sebagian besar atlet basket Kudus saat ini tengah menempuh pendidikan di luar daerah, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi.
Kondisi tersebut membuat para pemain tidak selalu bisa menjalani latihan secara lengkap di Kudus.
Meski demikian, Agus menilai kualitas individu para atlet tetap terjaga karena sebagian besar berstatus student athlete dan tetap menjalani program latihan di tempat mereka menempuh pendidikan.
“Secara skill mereka tidak kami ragukan. Mereka tetap menjalani latihan di tempat masing-masing,” katanya.
Sementara atlet yang berada di Kudus saat ini menjalani latihan sekitar tiga kali dalam sepekan. Program latihan difokuskan untuk menjaga kondisi dan meningkatkan kemampuan para pemain yang tersedia.
Pelatih Basket Kudus, Wempi Wiyanto, mengatakan latihan saat ini masih menitikberatkan pada penguatan kemampuan dasar dan skill individu.
“Untuk sekarang kami fokus basic dan skill individu. Kalau sudah lengkap, baru kami latihan teamwork,” ungkap Wempi.
Menurutnya, persiapan tim secara keseluruhan telah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen. Tahapan yang masih perlu dimaksimalkan adalah membangun chemistry dan menyatukan pola permainan seluruh atlet.
“Persiapan sudah 70 sampai 80 persen. Tinggal memantapkan chemistry dan teamwork,” jelasnya.
Keterbatasan waktu berkumpul menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi tim pelatih. Para pemain membutuhkan kesempatan berlatih bersama agar memiliki pemahaman permainan dan kerja sama yang semakin solid.
Karena itu, Perbasi Kudus berencana mengumpulkan seluruh pemain menjelang pelaksanaan Porprov Jateng 2026. Latihan bersama nantinya akan difokuskan untuk menyatukan pola permainan dan membangun kekompakan tim.
Agus mengatakan pihaknya tidak ingin terlalu banyak menggelar agenda uji coba karena harus menyesuaikan dengan kondisi anggaran.
Menurutnya, kemampuan teknis para pemain sudah cukup baik sehingga fokus utama menjelang pertandingan adalah membangun chemistry.
“Kami akan kumpulkan mereka untuk membangun chemistry. Secara teknis saya pikir mereka sudah cukup,” ujarnya.
Dengan target satu emas, dua perak, dan satu perunggu, Perbasi Kudus berharap dapat melanjutkan tradisi prestasi basket Kudus di ajang Porprov.
Pada Porprov 2018, tim basket putra Kudus sukses mencatatkan sejarah dengan meraih medali emas pertama basket Kudus di ajang tersebut.
Sementara pada Porprov 2023, basket Kudus kembali menyumbangkan medali perak dari nomor 5×5 putra dan perunggu dari nomor 5×5 putri.
Selain mengejar prestasi, Perbasi Kudus juga memberi perhatian terhadap masa depan pendidikan para atlet. Sejumlah pemain asal Kudus bahkan telah mendapatkan kesempatan memperoleh beasiswa di sekolah maupun perguruan tinggi di luar daerah.
“Target kami bukan hanya medali. Saya juga ingin anak-anak mendapatkan beasiswa,” pungkas Agus. (YM/YM)


