Blood-Jek PMI Kudus Siap Antarkan Darah Untuk Warga

oleh -263 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Kudus, Senin, (2/2/2020) lalu mulai mengoperasikan Bloodjek atau Jasa pengantaran darah.

“Keberadaan bloodjek bisa mengatasi permasalahan distribusi darah di Kabupaten Kudus. Antar cepat dan aman,” jelas Ketua PMI Kudus, Rina Budhy Ariyani melalui Koordinator Progam Bloodjek, Arsi, Rabu (4/3/2020).

Secara gamblang dia mengungkapkan, progam tersebut menindaklanjuti banyaknya Rumah Sakit di Kabupaten Kudus yang belum memiliki Bank Darah. Dimana saat terjadi kondisi darurat darah, pihak rumah sakit sering kali meminta keluarga pasien untuk mengambil darah di PMI.

“Keterlambatan penanganan keadaan darurat kerap terjadi karena hal semacam ini,” ujarnya.

Keluarga pasien yang datang ke PMI kerap kali tidak memahami secara baik detail darah yang dibutuhkan oleh pasien. Biasanya mereka hanya mengetahui golongan darahnya saja, bukan jenisnya.

Selain itu, pengmbilan darah oleh keluarga pasien dinilai sebagai tindakan yang tidak tepat. Pasalnya, masayarakat awam tidak memiliki pemahaman yang baik terkait standar prosedur pengelolaan darah.

“Dari suhunya dan tempatmya harus diperhatikan. Kalau tidak, kualitas darah akan rusak. Dan tidak dapat berguna untuk menolong pasien,” kata Arsi.

Pihaknya berharap kondisi kegawatdaruratan yang terjadi bisa segera teratasi. Selain untuk memudahkan keluarga pasien dalam memperoleh darah yang berkualitas, kata Arsi, Bloodjek ini juga ditujukan guna membantu rumah sakit yang belum memiliki Bank Darah maupun kurir darah.

Lebih lanjut, pelayanan antar darah ini dibuka selama sepuluh jam. Mulai pukul 08.00 WIB samapi dengan pukul 20.00 WIB. Tersedia 2 kurir dan 2 unit kendaraan bloodjek.

“Sementara kami buka 10 jam dulu, sembari dievaluasi. Jika permintaannya banyak, tidak menutup kemungkinan akan menambah jumlah kurir dan jam pelayanan,” ujarnnya.

Sudah ada beberapa rumah sakit yang bekerjasama dengan bloodjek. Yakni RS Aisiyah Kudus, RS Nurussyifa, RS Kartika Husada, RS Kumala Siwi, Rumah Bersalin Harapan Bunda dan Rumah Bersalin Permata Hati.

Tiga hari berjalan, sudah ada sekitar enam pasien yang menikmati pelayanan gratis ini. Mereka merupakan pasien dari RS Aisiyah Kudus. Dengan bloodjek, keluarga pasien dan rumah sakit tidak perlu lagi menunggu maupun riwa-riwi ke Unit Donor Darah (UDD) PMI Kudus.

Pihak rumah sakit atau keluarga pasien cukup mengirimkan sampel darah yang dibutuhkan. Membayar lunas biaya administrasi sebesar Rp. 360 ribu perkantong. Dan darah segar yang dibutuhkan oleh pasien akan dikirim oleh kurir bloodjek langsung ke ruang perawatan pasien. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :