BPBD Prediksi Krisis Air Bersih Akan Meluas

oleh -1,154 kali dibaca

JEPARA, isknews.com (Lintas Jepara) – Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jepara Jamaludin memprediksi krisis air bersih di sejumlah desa di Kabupaten Jepara akan meluas. Saat ini setidaknya sudah ada tiga desa yang mengalami krisis air bersih, yakni Desa Kedungmalang, Desa Kalianyar Kecamatan Kedung dan Desa Raguklampitan Kecamatan Batealit.

Prediksi meluasnya krisis air bersih di Jepara bulan depan lantaran kondisi di Kota Ukir yang terus dipanggang terik matahari. Sejak pertengahan Juli hingga akhir Agustus inipun hujan tak pernah sentuh wilayah di pesisir Jawa ini. “Pertengahan September mendatang diperkirakan akan ada banyak desa yang mengajukan bantuan air bersih. Khususnya di sejumlah desa yang sebelumnya memang menjadi langganan krisis air bersih,” kata Jamaludin, Selasa (29/8/2017).

Jamal menambahkan, untuk mengantisipasi meluasnya wilayah yang krisis air bersih, pihaknya sudah siapkan tandon air untuk droping bantuan air bersih. Selain juga anggaran yang sudah tersedia. Hanya saja, anggaran yang ada tersebut khusus untuk droping air. “Anggaran memang hanya untuk droping air, sementara untuk pembuatan sumur pantek belum bisa dilakukan. Termasuk pembuatan sumur di beberapa dukuh di Desa Kamojan Kecamatan Karimunjawa,” imbuhnya.

Sampai saat ini, kata Jamal, untuk Desa Kalianyar dan Kedung Malang, droping air dilakukan dua kali dalam sepekan. Sementara Raguklampitan tiga kali dalam sepekan. Jamal menandaskan jika droping dengan jumlah tersebut sudah sesuai kebutuhan warga. “Saat ini memang baru tiga desa, tapi dengan situasi seperti ini dimungkinkan akan ada tambahan yang meminta droping air,” tandasnya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.