Selama Pandemi, BTN KC Kudus Catat Transaksi Digital Naik 50 Persen

oleh -595 kali dibaca
Caption : Aktifitas di Gedung BTN Kantor Cabang (KC) Kudus Jawa Tengah, Senin (15/2/2021). (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang (KC) Kudus Jawa Tengah membawahi outlet Kantor Cabang Pembantu (KCP) 5 Kabupaten di Pantura timur, yakni Pati, Jepara, Demak, Rembang dan Purwodadi.

Penjabat (Pj) Branch Manager BTN Kudus, Endang Herdi mengatakan, Pada tahun 2020 dimana masih dalam suasana pandemi, BTN KC Kudus mencatat pengguna mobile banking dan internet banking terjadi peningkatan 50%. BTN KC Kudus juga aktif mengkampanyekan Banking From Home. Dengan dukungan penambahan fitur-fitur penting di Mobile Banking BTN, sehingga bisa memudahkan nasabah dalam transaksi sehari-hari.

Lebih lanjut, Transaksi E-Channel juga mengalami peningkatan 50% selama Pandemi. Selain itu, untuk transaksi-transaksi yang memungkinkan, petugas selalu mengarahkan lewat E-channel atau ATM. Saat ini penggunaan jaringan ATM BTN juga dibantu adanya ATM Merah-Putih, yang memungkinkan nasabah melakukan penarikan uang tanpa biaya admin.

“Saat ini pengguna baru mobile banking sekitar 5000 nasabah dan pengguna baru Internet Banking sekitar 3000 nasabah, sebagian dari mereka adalah kaum milenial. Hingga saat ini, Nasabah aktif di BTN KC Kudus tembus sekitar 530.000 nasabah,” jelas Endang Herdi kepada isknews.com, Senin (15/2/2021).

Nasabah sedang melakukan transaksi perbankan di teller BTN Kantor Cabang Kudus, Senin (15/2/2021). (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Ia memaparkan, Dalam menggaet nasabah pihaknya mempunyai strategi tersendiri , Inisiatif program kerja harus disesuaikan dengan profil masyarakat sekitar, dirancang sesuai dengan kebutuhan calon nasabah juga sesuai dengan perkembangan jaman dan teknologi terkini, sehingga membuat calon nasabah tertarik membuka tabungan di BTN.

“Selain menjual produk, kita memberikan pelayanan terbaik. Sehingga membuat calon nasabah ‘terkesan’ dan tertarik untuk membuka tabungan di BTN,” jelasnya.

Dikatakan Herdi, Sebelum pandemi Covid-19, BTN KC Kudus giat melakukan sosialisasi untuk mengenalkan produk dan program ke masyarakat lewat berbagai instansi, sektor industri, pendidikan, dan lainnya. “Saat ini, BTN KC Kudus giat menyebarkan materi komunikasi untuk melakukan pemasaran secara digital,” terangnya.

Digital Banking sendiri merupakan layanan atau kegiatan perbankan yang dilakukan secara mandiri oleh nasabah yang bersangkutan menggunakan media elektroniknya. Sedangkan Mobile banking membantu nasabah melakukan transaksi dari manapun. Ditinjau dari fungsinya, digital banking lebih luas, sehingga nasabah dapat melakukan pembukaan dan penutupan rekening sendiri.

Restrukturisasi Selama Pandemi, Realisasi dan Pertumbuhan KPR BTN KC Kudus

Selama pandemi covid-19, ada sekitar 35 debitur yang telah mendapatkan restrukturisasi dari 45 debitur yang mengajukan. Sementara Fee based income BTN KC Kudus dari biaya administrasi pembayaran berbagai biller selama tahun 2020 sebesar Rp3 miliar.

Sedangkan pemohon restrukturisasi ke perseroan terdapat 35 orang dengan total outstanding sekitar 4,6 miliar.  Pencapaian laba BTN Kudus pada tahun 2019 tercatat sebesar 5,7 miliar, sedangkan untuk tahun 2020 kemarin sebesar 10,5 miliar.

Selain itu, pada tahun 2017 terdapat 362 unit debitur KPR dengan nominal realisasi Rp43.5 miliar, Tahun 2018 terdapat 566 unit debitur KPR dengan nominal realisasi Rp71.35 miliar, Tahun 2019 terdapat 555 unit debitur KPR dengan nominal realisasi Rp71.30 miliar.

Tahun 2020, debitur KPR melonjak dengan 806 unit dan realisasi Rp111,3 miliar. Sedangkan pertumbuhan selama tahun 2017 – 2020 sebanyak 45,23 persen debitur KPR dan realisasinya 56 persen. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :