Buka Pelatihan, Wabup Kudus Dorong Produk PKL Harus Sehat, Layak Konsumsi dan Berkualitas

oleh -213 Dilihat
Sambutan Belinda Birton sekaligus membuka pelatihan tata boga untuk PKL CFD Kudus. (Foto: Aris SOfiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, menegaskan pentingnya peningkatan mutu produk kuliner pedagang kaki lima (PKL) agar sehat, layak konsumsi, dan berkualitas. Pesan tersebut ia sampaikan saat membuka pelatihan tata boga untuk PKL Car Free Day (CFD) Kudus yang digelar selama tiga hari, 26–28 Agustus 2025.

Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar menambah keterampilan, tetapi juga untuk memastikan keamanan pangan yang dijajakan PKL.
“Produk kuliner PKL harus benar-benar aman, sehat, dan berkualitas. Jangan sampai ada kasus makanan tidak layak konsumsi seperti yang pernah ditemukan sebelumnya. Dengan pelatihan ini, para pedagang bisa meningkatkan mutu sekaligus daya saing usaha mereka,” ujar Bellinda.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga mendorong PKL untuk melengkapi legalitas usaha, termasuk PIRT dan sertifikasi halal, agar produk yang dijual semakin dipercaya masyarakat.

Pelatihan ini diikuti 96 peserta, mayoritas PKL CFD, dan dibagi dalam tiga kelompok dengan masing-masing 32 orang per hari. Ketua Paguyuban PKL CFD Kudus, Yanuar Hilmi, menyebutkan kegiatan ini merupakan inisiatif paguyuban dengan dukungan Dinas Koperasi dan UKM, PLK, serta sejumlah sponsor.
“Harapannya, ilmu yang didapat bisa menambah wawasan kuliner PKL agar lebih variatif dan inovatif, sehingga usaha mereka semakin berkembang,” terangnya.

Adapun materi pelatihan dipandu oleh Chef Veronica Julia Ratnasari, yang menghadirkan menu kekinian dan praktis untuk menambah daya tarik dagangan, mulai dari odeng, ichigo daifuku, tiramisu sodok, sate merah, yakitori, hingga kek comel.
“Semua dipilih yang simpel, modal terjangkau, tapi punya nilai jual tinggi. Harapannya, peserta tidak hanya menyimpan resep, tapi bisa langsung action dalam berjualan,” ungkapnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :