Bupati Bersama Tokoh Agama di Kudus Siap Menjaga Kondusivitas Wilayah

oleh -982 kali dibaca

Bupati Bersama Tokoh Agama di Kudus Siap Menjaga Kondusivitas Wilayah

Kudus,isknews.ciskom – (15/01) Sejak dilantik menjadi bupati Kudus, H. Musthofa bertekad ingin mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini telah dibuktikannya pada periode pertama kepemimpinannya periode 2008-2013. Untuk bisa mewujudkannya secara tuntas di periode kedua ini, tentunya butuh aksi nyata bagi masyarakat.

Sebuah cita-cita besar itu pastinya membutuhkan dukungan kondisi sosial di masyarakat yang kondusif, aman, dan tenteram. Memang selama ini Kudus yang sudah kondusif ini sangat berdampak positif terhadap pembangunan di segala bidang. Namun kenyamanan di masyarakat selama ini harus tetap dijaga bersama sampai kapan pun.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Kudus H. Musthofa pada kesempatan bersilaturahmi bersama forkopinda dengan seluruh tokoh agama, camat selaku pemangku wilayah, dan dinas/instansi terkait. Dirinya mengajak seluruh pemangku agama dan tokoh masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan dan kebersamaan yang selama telah terjaga dengan baik.

”Kudus yang sudah kondusif ini harus tetap kita jagisk2a dan kita ciptakan situasi yang lebih baik,” pesan Bupati pada silaturahmi yang digelar di pringgitan pendopo kabupaten, Jumat (15/1).
Untuk itu, peran para pemimpin masing-masing agama dimohon untuk menyampaikan pesan persaudaraan kepada seluruh jamaah/ anggotanya. Menurutnya, para tokoh agama inilah yang mampu menciptakan suasana damai dan sejuk di masyarakat. Dirinya tidak ingin mengklaim atau menuduh agama tertentu sebagai pelaku pemboman yang terjadi di Jakarta satu hari sebelumnya.

Lebih lanjut bupati berharap bahwa masyarakat Kudus tidak ada yang terlibat dalam aksi tersebut. Terlebih kejadian tersebut tidak boleh terjadi di Kudus ini. Bagaimanapun juga aksi semacam itu merupakan tindakan yang seharusnya tidak dilakukan. Namun demikian, bupati yakin bahwa Kudus ini tetap terkendali dan masyarakatnya diminta tidak terpengaruh dan tetap menjalankan aktivitasnya dengan baik.

”Kudus ini milik kita bersama. Jadi tanggung jawab menjaga kondisi dan situasi yang tetap kondusif harus kita lakukan bersama forkopinda dan tokoh agama/masyarakat ini,” imbuhnya.
Ditambahkannya, bahwa tanggung jawab pemerintah dan pemimpin adalah ngayomi, ngayemi, dan ngayani. Soliditas antara bupati dengan forkopinda dan tokoh agama inilah yang mampu terciptanya kenyamanan di Kudus.

Yang tentunya akan berimbas pada terjaminnya perlindungan bagi masyarakat. Sehingga harapan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa benar-benar terwujud.
Di akhir silaturahmi ini bupati mengimbau kepada seluruh tokoh agama/masyarakat agar tidak terprovokasi segala hal yang mampu menciptakan keresahan di masyarakat. Menurutnya, yang terpenting adalah tetap mempererat persaudaraan dan kebersamaan untuk bersama membangun Kudus dan meningkatkan kesejahteraan bersama. (ES)

Sumbar : Humas Pemkab Kudus

KOMENTAR SEDULUR ISK :