Bupati dan Kapolres Kudus Turun Tangan Pastikan Penanganan Darurat Jembatan Kesambi 1

oleh -275 Dilihat
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo dan Pejabat Pemkab Kudus meninjau langsung kondisi Jembatan Kesambi 1 yang mengalami longsor fondasi, Kamis (4/12/2025) malam, untuk memastikan penanganan darurat dapat segera dilakukan. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo turun langsung ke lokasi kerusakan Jembatan Kesambi 1 di Kecamatan Mejobo, Kamis (4/12/2025) malam, untuk memastikan langkah penanganan darurat segera dijalankan setelah fondasi jembatan mengalami longsor dan struktur bergeser.

Tinjauan bersama tersebut dilakukan menyusul laporan terjadinya defleksi dan pergeseran jembatan yang mengancam keselamatan pengguna jalan. Bupati Sam’ani menyebut kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut, mengingat Jembatan Kesambi 1 merupakan akses vital bagi kegiatan ekonomi, sosial, dan mobilitas masyarakat.

“Fondasi kanan dan kiri retak akibat longsor, bagian barat terangkat dan bagian timur turun. Ini akses penting sehingga harus segera kita tangani,” tegasnya di lokasi.

Sebagai langkah cepat, ia menginstruksikan Dinas PUPR untuk melakukan penanganan sementara dengan pemasangan sanggahan baja beton atau baja IBF/INP, agar jembatan tetap berfungsi sambil menunggu perbaikan permanen.

“Jangka pendek ini kita sanggah dulu fondasinya. Target dua pekan selesai, maksimal satu bulan, dengan catatan kondisi air tidak naik,” jelasnya.

Sam’ani juga memastikan perbaikan jangka menengah hingga penggantian jembatan akan diusulkan dalam perubahan APBD 2026 dan dilaporkan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan anggaran.

“Sesuai APBD yang sudah disahkan, kita akan usulkan dalam perubahan anggaran. Semoga cukup, dan pusat nanti ikut membantu,” tambahnya.

Bupati turut mengapresiasi respons cepat Polres dan jajaran TNI yang sigap hadir memastikan keamanan di sekitar lokasi kerusakan.

PUPR: Struktur Bergeser Akibat Longsor Fondasi

Plt Kepala Dinas PUPR Kudus, Harry Wibowo, menjelaskan bahwa kerusakan terjadi setelah fondasi jembatan mengalami longsor akibat aliran air besar.

“Terjadi defleksi dan longsor yang membuat jembatan terangkat di satu sisi dan turun di sisi lainnya. Penanganan sementara kita lakukan dengan pemasangan baja agar jembatan tetap bisa difungsikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah siap mengalokasikan anggaran perbaikan permanen dan penggantian jembatan apabila diperlukan.

Kepala Desa: Sampah Kiriman Sebabkan Pengerusan Fondasi

Kepala Desa Kesambi, Muhammad Masri, menyampaikan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 13.40 WIB setelah aliran air dari Lereng Muria datang membawa tumpukan sampah yang menyangkut di pilar jembatan.

“Sampah kiriman ini menutup aliran air sehingga menggerus fondasi. Sampahnya bukan dari warga sini, tapi dari desa-desa di hulu Sungai Piji,” ungkapnya.

Pemerintah desa telah memasang rambu penutupan sementara agar warga tidak melintas demi keselamatan, meski akses alternatif masih tersedia melalui 15 jembatan lain di Kesambi.

Masri berharap desa-desa di hulu sungai dapat meningkatkan kepedulian lingkungan.

“Ini harus jadi perhatian bersama. Masing-masing desa perlu mengingatkan warganya agar tidak membuang sampah ke sungai,” tegasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :