Bupati: Insyaallah Pedagang Pasar Sayur Bitingan Besok Pindah Pasar Saerah, Pemkab Jamin Kenyamanan

oleh -168 Dilihat
Bupati kudus, Sam'ani Intakoris saat meninjau Pasar Saerah Bitingan Kudus. Rabu, (7/1/2026). (Foto: Istimewa)

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus memastikan kesiapan Pasar Saerah Bitingan sebagai lokasi relokasi pedagang Pasar Sayur Bitingan.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris optimistis para pedagang mulai menempati pasar tersebut mulai besok, dengan jaminan kenyamanan dan fasilitas yang lebih layak.

“Insyaallah pedagang Pasar Sayur Bitingan besok bisa pindah ke Pasar Saerah. Kita berdoa bersama semoga semuanya berjalan dengan baik,” ujar Sam’ani.

Ia mengakui, dalam proses relokasi masih terdapat perbedaan pendapat di kalangan pedagang.

Namun, pemerintah daerah tetap mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi yang baik, dan tidak melakukan pemaksaan.

“Kalau ada yang belum sepakat atau berbeda pendapat, itu kami pahami. Pemerintah tetap merangkul dan memikirkan yang terbaik,” katanya.

Sam’ani menyebutkan, secara fisik Pasar Saerah Bitingan sudah siap digunakan. Meski masih ada perbaikan kecil seperti pengecatan dan finishing, seluruh pekerjaan ditargetkan segera rampung.

“Pasarnya sudah siap. Tinggal finishing sedikit-sedikit, insyaallah selesai,” jelasnya.

Pemkab Kudus juga telah berkoordinasi dengan pihak swasta selaku pengelola untuk menekan biaya sewa los dan kios agar terjangkau bagi pedagang.

Biaya sewa disepakati sebesar Rp17 ribu untuk los dan Rp40 ribu untuk kios, dengan fasilitas gratis meliputi listrik, keamanan, kebersihan, serta pengelolaan sampah.

Selain memberikan jaminan kenyamanan, relokasi ini juga bertujuan menata kawasan pasar agar lebih tertib.

Dengan berpindah ke dalam pasar, pedagang tidak lagi kehujanan, tidak mengganggu lalu lintas, serta aktivitas jual beli berlangsung lebih aman.

“Dengan pasar yang lebih nyaman dan tertib, kami berharap interaksi pedagang dan pembeli semakin ramai sehingga perekonomian masyarakat meningkat,” tegas Sam’ani.

Sementara itu, Humas Pasar Saerah Kudus, Rismanto, mengungkapkan bahwa antusiasme pedagang untuk menempati Pasar Saerah Bitingan cukup tinggi.

Tercatat lebih dari 800 pedagang telah mendaftar.

“Yang mendaftar lebih dari 800 pedagang. Setelah dilakukan verifikasi dan pengecekan faktual di lapangan, sebanyak 405 pedagang dinyatakan lolos,” ungkap Rismanto.

Ia menjelaskan, verifikasi dilakukan sesuai arahan Bupati Kudus untuk memastikan pedagang yang direlokasi benar-benar aktif berdagang di kawasan Pasar Sayur Bitingan.

Para pedagang yang lolos verifikasi juga telah menandatangani surat pernyataan kesediaan pindah secara sukarela.

“Pedagang sudah mengisi pernyataan pindah secara sukarela. Tidak ada unsur paksaan dalam relokasi ini,” tegasnya.

Rismanto menambahkan, selama ini terjadi kesalahpahaman di kalangan pedagang, khususnya terkait siapa saja yang direlokasi.

Relokasi difokuskan pada pedagang yang berjualan di pelataran dan bahu jalan yang tidak memiliki izin kios.

“Yang direlokasi itu pedagang di pelataran dan jalan. Pedagang di dalam pasar tidak dipindahkan karena sudah memiliki izin kios,” jelasnya.

Untuk daya tampung, Pasar Saerah Bitingan memiliki total 545 unit los dan kios, terdiri dari 108 kios dan sisanya los atau lapak.

Seluruh biaya sewa telah disepakati dan sudah termasuk komponen listrik, keamanan, kebersihan, serta pengelolaan sampah.

“Kalau dibandingkan berjualan di luar, biaya di dalam pasar justru lebih ringan dan fasilitasnya lebih lengkap,” pungkas Rismanto. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :