Bupati Kudus H.Mustofa Tinjau Kesiapan Pembangunan Waduk Logung

oleh -602 kali dibaca
 ISKNEWS.COM Kudus 07/01,Setelah menunggu hampir 44 tahun pembangunan waduk Logung dipastikan dimulai awal tahun ini.Bupati Kudus H.Musthofa yang didampingi Kepala Dinas Bina Marga Energi Sumber Daya Mineral Sam’ani Intakoris, Plt. Kepala Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang, Didik Tri Prasetyo, Camat Jekulo, Camat Dawe, Kepala Desa Tanjungrejo Pejabat BPSDA, dan  pihak kontraktor meninjau lokasi bakal Waduk Logung Rabu 07/01.

Muthofa berharap bahwa pembangunan Waduk Logung ini mendapat dukungan dari semua pihak selama proses pembangunan dari awal hingga selesai.
” Demi kelancaran pembangunan Logung ini kami berharap seluruh masyarakat memberikan

dukungan terutama kepada Camat Jekulo dan Camat Dawe  yang wilayahnya terkena proyek ini.”Ungkapnya.Harapan itu tentu beralasan karena setelah menunggu selama 44 tahun rencana pembangunan waduk sejak  tahun 1970 akhirnya tahun ini bisa terlaksana.


Seperti diketahui bahwa waduk logung ini menempati tanah milik perhutani dan sebagian tanah tegalan milik warga di tiga desa yakni Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo dan desa Kandangmas serta desa Rejosari Kecamatan Dawe.
Kedatangan bupati ke wilayah bakal waduk logung ini untuk memastikan persiapan pembangunan yang direncanakan mulai awal tahun ini. Beberapa titik pantauan yaitu lokasi tapak dan pondasi waduk, titik genangan dan luasan wilayah yang akan terkena  proyek.
Peletakan batu pertama awal pembangunan proyek waduk logung  rencananya akan di lakukan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo  yang diagendakan pada bulan Januari ini.Meski hingga saat ini masih ada beberapa warga yang belum terselesaikan proses ganti rugi tanahnya, namun dipastikan pembangunan waduk logung akan tetap dilaksanakan pada tahun ini. Karena saat ini permasalahan itu telah ditangani dalam proses konsinyasi di Pengadilan Negeri Kudus.
Selain meninjau lokasi bakal waduk, Musthofa beserta rombongan melanjutkan pantauan ke lokasi terdampak dari proyek ini yakni wilayah hilir di lokasi persawahan masuk Desa Bulungcangkring Kecamatan Jekulo.
“Dilokasi ini diharapkan, setelah dibangun waduk pada musim hujan tidak lagi tergenang sehingga para petani bisa memanfaatkan sawahnya untuk ditanami padi.Manfaat besar yang diharapkan dengan adanya waduk logung mengurangi banjir yang setiap tahun melanda di wilayah Kecamatan Mejobo, Jekulo dan Undaan.”pungkas Musthofa.( Ms.W )

Sumber : Humas


KOMENTAR SEDULUR ISK :