Bupati Kudus : Kampung Pancasila, Kiat Positif Cegah Intoleran dan Radikalisme 

oleh -168 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Kebhinekaan menjadi suatu penyatu perbedaan antar umat, tentu hal tersebut menjadi suatu nilai positif pada tiap daerah, seperti halnya Kabupaten Kudus yang memiliki kehidupan sosial kemasyarakatan yang begitu beragam, mulai penganut agama (kepercayaan) yang bermacam – macam, kesenian dan budaya yang beraneka ragam, hingga masyarakatnya yang dapat hidup rukun berdampingan. 

Hal tersebut menjadikan Kabupaten Kudus tepatnya di desa Wates Undaan terpilih menjadi tempat pencanangan kampung Pancasila yang di inisiasi Kodim 0722/Kudus, Selasa (29/3). 

Pencanangan kampung Pancasila tersebut dihadiri oleh Danrem 073/Makutarama Kol. arm Putranto Gatot Sri Handoyo, Bupati Kudus H.M. Hartopo, Unsur Forkopimda Kudus, Tokoh lintas agama, serta masyarakat sekitar. 

Bupati Kudus Hartopo mengatakan bahwa Pemkab Kudus sangat mengapresiasi pencanangan kampung Pancasila ini sebagai upaya menjaga berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

“Saya atas nama pribadi dan Pemkab Kudus sangat apresiasi. Kita selalu berupaya mendorong dan mendukung kegiatan ini. Program ini sangat bagus sekali demi berdiri dan tegaknya NKRI,” katanya. 

Pihaknya juga memerintahkan pada para Camat dan jajaranya agar segera memberikan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat tentang maksud dan tujuan pencanangan kampung Pancasila. 

“Dengan diberikan pemahaman, masyarakat akan tahu maksud dan tujuanya. Salah satunya mencegah intoleran maupun radikalisme. Meskipun ada multi budaya, multi keyakinan dan lainya, masyarakat dapat bersatu mengedepankan toleransi,” ucapnya.

Dengan adanya Kampung Pancasila ini Hartopo percaya ini adalah langkah konkret mencegah radikalisme maupun intoleran di Kabupaten Kudus. 

Sementara itu, Danrem 073/Makutarama Kol. arm Putranto Gatot Sri Handoyo mengatakan, Pencanangan ini bertujuan mengurangi pengaruh radikalisme dan intoleran yang kemungkinan terjadi di masyarakat. 

“Menyikapi tindak propaganda negatif yang marak terjadi, maka kita perlu adanya Kampung Pancasila ini, tak hanya di Desa Wates saja, tentu semua daerah berpotensi, makanya kita harus bertindak nyata. Salah satunya pencanangan ini. Apalagi ditengah arus teknologi yang perkembanganya sangat pesat,” pungkasnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :