Bupati Kudus,” Membangun Prinsip Gotong Royong Yang Rapuh “

oleh -535 kali dibaca

ISKNEWS.COM Kudus 18/01,Kegiatan gotong royong yang dilaksanakan masyarakat desa Bulung Kulon kecamatan Jekulo Kudus dalam rangka peninggian tanggul sungai dukuh Pangkringan melibatkan TNI,Polri,Perangkat desa BPD,Ketua RT/RW,Karang Taruna,Club Sepak Bola Buana Putra,KKN UNDIP dan masyarakat. 

Dalam kesempatan itu Bupati Kudus H.Mustofa didampingi Ketua DPRD Masan serta ketua Komisi C DPRD Kudus,Asisten serta Pejabat di Lingkungan Pemerintah Daerah melihat langsung pelaksanaan Gotong Royong yang baik sehingga akan menyesuaikan alokasi penganggaran yang tertata sehingga tepat sasaran.

Kepada ISK Musthofa menjelaskan bahwa prinsip gotong royong yang diajarkan sang Proklamator Indonesia harus kembali ditingkatkan di masyarakat.
” Prisip Gotong Royong yang telah diajarkan Bapak Proklamator RI yang telah rapuh mari kita bangun kembali mulai dari tingakat RT,RW dengan meningkatkan peran Kades,Camat,Koramil dan Polsek.” Ditambahkan Mustopha,terkait kegiatan ini akan diberikan tugas khusus serta memberikan pendelegasian kekuasaan tingkat kecamatan.

Hal senada juga disampaikan Camat Jekulo Eko Dj kepada ISK bahwa kegiatan ini juga dalam rangka menindaklanjuti program Clean and Green tingkat Kecamatan.
” Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari program Clean and Grean serta terkait antisipasi bencana banjir khususnya saluran air di 12 desa yang berada di wilayah kecamatan Jekulo yang mulai ditata dengan mekanisme kerja bakti dengan proyek padat karya terutama pada saluran dan sungai.”Pungkasnya.

Sementara itu  Kepala desa Bulung Kulon Ruslan menerangkan bahwa kegiatan gotong royong ini akan dilaksanakan rutin setiap minggu dengan harapan bisa segera mendapatkan bantuan normalisasi
sungai agar tidak terjadi banjir.Win.

KOMENTAR SEDULUR ISK :