Bupati Sam’ani: ASN Kudus Harus Jadi Contoh Hidupkan Pasar Tradisional

oleh -504 Dilihat
Foto Bersama ASN usai berbelanja di Pasar Kliwon Kudus. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus harus menjadi teladan dalam menggerakkan ekonomi rakyat dengan cara berbelanja di pasar tradisional. Pesan tersebut disampaikannya saat memimpin kegiatan Gerakan ASN Belanja ke Pasar Tradisional di Pasar Kliwon, Jumat (24/10/2025).

Menurut Sam’ani, ASN memiliki tanggung jawab moral untuk turut menghidupkan sektor ekonomi kerakyatan, terutama di tengah kondisi pasar tradisional yang kini mulai sepi pengunjung akibat maraknya belanja daring.

“Ini merupakan gerakan moral dari ASN Kabupaten Kudus dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di pasar-pasar tradisional dan warung-warung di sekitar lingkungan kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, gerakan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian ASN terhadap pedagang kecil. “Menyikapi kondisi pasar sekarang yang lesu dan sepi, banyak yang belanja lewat online. Ayo kita belanja, kalau bisa (belanja) lebih dan diberikan ke orang lain atau panti asuhan,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Djati Solechah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara rutin untuk menggairahkan kembali aktivitas ekonomi di pasar rakyat.

“Gerakan ini bertujuan mendorong perekonomian masyarakat dengan meningkatkan konsumsi produk lokal, sekaligus membantu pedagang pasar tradisional,” terangnya.

Djati menambahkan, kegiatan belanja ASN dilakukan setiap minggu ketiga di hari Jumat. “ASN dihimbau berbelanja minimal Rp50 ribu, dengan waktu maksimal satu jam, setelah itu kembali ke kantor untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Gerakan tersebut mendapat sambutan hangat dari para pedagang di Pasar Kliwon. Salah satunya Suminah, pedagang ikan asal Desa Mlatinorowito, yang merasa senang karena dagangannya laris manis diborong ASN.

“Alhamdulillah, pasarnya jadi ramai dan dagangannya laris manis,” ungkapnya dengan senyum.

Senada, pedagang ayam bernama Farhah turut menyampaikan apresiasinya. “Gerakan ASN belanja di pasar tradisional benar-benar bagus. Matur nuwun Pak Bupati,” tuturnya.

Dengan gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Kudus berharap para ASN dapat menjadi motor penggerak dalam menghidupkan kembali denyut ekonomi di pasar-pasar tradisional yang menjadi jantung perekonomian rakyat kecil. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :