Bupati Sam’ani Targetkan Seluruh Dapur MBG Kudus Rampung Beroperasi Tahun 2026

oleh -314 Dilihat
oleh
Foto: Istimewa

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus terus memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menargetkan seluruh dapur SPPG dapat beroperasi sepenuhnya pada pertengahan tahun 2026.

“Sekarang sudah ada 32 SPPG yang beroperasi, dan 33 lainnya menunggu jadwal peresmian. Harapannya pada pertengahan 2026 sudah mencapai 100 persen,” kata Sam’ani, usai meresmikan SPPG Prambatan Kidul, Sabtu, 8 November 2025.

Bupati menyebut, dari semula 81 titik dapur yang direncanakan, kini jumlahnya meningkat menjadi 106 SPPG.

Penambahan tersebut dilakukan agar cakupan pelayanan gizi bisa lebih merata dan efektif di seluruh wilayah Kudus.

“Kalau semula satu SPPG melayani sekitar tiga ribuan anak, nanti dikurangi menjadi dua ribuan. Karena itu jumlah SPPG naik jadi 106 titik,” jelasnya.

Sam’ani menjelaskan, sejauh ini penyebaran SPPG di Kudus telah mencapai sekitar 45 persen.

Ia optimis target 100 persen akan tercapai seiring dukungan pemerintah pusat dan masyarakat dalam mendukung program MBG.

“Dampaknya luar biasa. Anak-anak menjadi kuat dan cerdas, sementara ekonomi masyarakat ikut tumbuh karena banyak bahan pangan disuplai dari petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal,” ujarnya.

Selain memperluas jaringan dapur, Pemkab Kudus juga tengah memperkuat sistem pengawasan berbasis teknologi.

Bupati menyebut, sudah ada satu SPPG yang terhubung dengan aplikasi Kudus Sehat melalui kamera pengawas CCTV.

“Dari BGN kita sudah berizin supaya ada komunikasi yang baik dan sistem pengawasan berjalan, termasuk lewat kamera pengawas ini,” tukasnya.

Ia menambahkan, seluruh jaringan CCTV di dapur MBG nantinya akan diintegrasikan ke dalam sistem aplikasi Kudus Sehat agar proses produksi makanan bisa terpantau secara langsung oleh Pemkab Kudus.

Bupati berharap, penerapan teknologi ini dapat menjaga kualitas makanan agar tetap higienis dan aman dikonsumsi anak-anak di Kudus. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
oleh