Bursa Calon Manajer Persiku, Plt Bupati dan Djarum Tak Pernah Putuskan Dukung Salah Satu Calon

oleh
Para pengurus Askab PSSI Kudus yang juga anggota Pansel manager Tim Persiku 2020 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Pertama kali dalam sejarah Persatuan Sepakbola Kudus (Persiku), Klub sepakbola kebanggan warga kota kretek ini dalam memilih manager sepakbola dilakukan dengan sistem assesment atau pemilihan yang dilakukan oleh Panitiya Seleksi (Pansel) yang dibentuk oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) dengan anggota 9 orang dari berbagai unsur dan stakeholder sepakbola di Kudus.

Selain itu ini adalah pertama kalinya pemilihan manajer Persiku untuk dua tim sekaligus yaitu Persiku senior dan Persiku Junior, agar terdapat kesinambungan pembinaan antar generasi ditubuh tim berjuluk “macan Muria,” ini.

Persiku “Macan Muria” Kudus (Foto: YM)

Selama ini sosok manager di Persiku Kudus yang biasanya bertugas bertanggung jawab mengatur administrasi dan persiapan tim di luar lapangan, mengatur fasilitas tim, pemain, rencana jadwal pertandingan, dan hal administratif lain dipilih atau ditunjuk oleh Bupati Kudus.

Pendaftaran peserta assessment calon Manajer Persiku Kudus 2020 telah dibuka mulai Selasa (28/01) hingga 8 Februari mendatang. Dari sejumlah nama yang mengemukan, satu di antaranya Panggah Wirawan sudah resmi mencalonkan diri. Dimungkinkan beberapa nama akan segera menyusul, antara lain Firdaus Ardyansyah, Ayatullah Humaini dan sejumlah tokoh bola di Kudus lainnya.

TRENDING :  Lawan Semaru di Batik Cup 2018, Persiku Kudus Menang Tipis

Klaim dukung mendukung terhadap masing- masing calon terus menggelinding ke permukaan. Salah satu klaim pendukung di sejumlah media sosial mengaku calonnya mendapatkan dukungan dari Perusahaan Rokok PT Djarum Kudus.

Sementara pendukung calon lainnya memilih tidak mengumbar pernyataan, namun berharap panitia seleksi (pansel) nanti dapat menilai siapa yang tepat menjadi Manajer Persiku setelah antar calon beradu program, visi dan misi, serta siapa yang siap mengangkat prestasi tim kebanggaan warga Kudus.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media terkait hal tersebut mengatakan, Djarum secara institusi tidak pernah mengeluarkan keputusan mendukung atau tidak mendukung terhadap salah satu calon, meski itu berasal dari karyawan PT Djarum.

TRENDING :  Akibat Kerusuhan Suporter, Persiku Terancam Terkena Sanksi Tak Boleh Jadi Tuan Rumah

Pencalonan yang dilakukan salah satu karyawannya, Panggah Wirawan merupakan hak dan keputusan pribadi. Kalau ada klaim luar dari para pendukung calon yang menginginkan Djarum memberikan dukungan itu hanya sekedar harapan.

“Djarum mendukung dan memberikan support persepakbolaan Kudus melalui Sekolah Sepakbola (SSB) Djarum,” tegasnya, Jumat (31/01/2020).

Plt Bupati Kudus HM Hartopo pun menginginkan, sejumlah calon yang bertarung dalam kontestasi pemilihan Manajer Persiku tidak harus orang
yang berkecimpung di bola, tetapi siapa pun yang memiliki komitmen dan
mampu mengurus sepakbola di Kudus agar dapat berprestasi dan maju.

“Pemkab hanya bisa memberikan support finasial, itu pun tidak terlalu besar. Manajer Persiku nanti harus memiliki latar belakang orang yang tangguh dan memiliki modal finasial kuat. Mereka harus siap tombok demi
kemajuan Persiku,” pintanya usai di konfirmasi sejumlah awak media di kediamannya.

Plt Bupati Hartopo juga berharap Manajer Persiku menjadi satu kesatuan mengurus tim senior maupun yunior. Harapannya agar terjadi kesinambungan dalam pembinaan dari tim yunior ke senior.

TRENDING :  Fun Run Dan Andre Wongso Meriahkan 100 Tahun Dan Peresmian SMP Kanisius

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus, Antoni Alfin berjanji tim pansel bertindak fair, terbuka dan profesional dalam memilih calon Manajer Persiku.

“Tidak ada titipan, hanya mereka yang memiliki kompetensi paling tinggi yang akan dipilih menjadi Manajer Persiku,” katanya.

Salah satu nama yang disebut bakal mencalonkan diri menjadi Manajer Persiku, Firdaus Ardiyansyah memiliki mimpi besar mengangkat Persiku di strata Liga Profesional yang tidak hanya mengandalkan APBD.

Persiku katanya, tidak boleh hanya bertahan di Liga 3, tetapi dapat naik kasta ke jenjang liga lebih tinggi.  Tentu semua harus ada kerjasama dan dukungan semua pihak.

“Kalau soal pendanaan kami memiliki sejumlah mitra yang sama- sama
mencintai dan ingin memajukan sepakbola di Kudus,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :