Dampak Cuaca Terhadap Kasus DBD, DKK : Waspada, Segera Bersihkan Jentik Nyamuk di Rumah

oleh -1,066 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Terjadi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kudus. Dari data yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, ada 125 kasus dari Januari hingga awal November 2021, 3 diantaranya tidak terselamatkan. Warga diminta mewaspadai penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti itu. Rata-rata kasus DBD di Kudus masih didominasi anak-anak.

“Angka kasusnya meningkat, tapi angka kematiannya menurun. Dari 125 kasus itu, sekitar 80 persennya itu anak-anak ,” kata Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) DKK Kudus, Nuryanto, Rabu (10/11/2021).

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat waspada, “Tolong diimbau masyarakat untuk waspada, rumahnya diurus masing-masing, jangan menunggu kader untuk mengurusi rumah mencari jentik,” pesannya.

Dikatakan Nuryanto, jika kasus DBD di Kudus tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Di periode yang sama tahun 2020 lalu hanya terdapat 40 kasus DBD, dan lima di antaranya meninggal dunia. Peningkatan kasus tersebut lantaran adanya perubahan iklim yang membuat pertumbuhan jentik nyamuk lebih banyak.

Pemerintah menyediakan layanan pengasapan atau fogging, tapi disarankan tidak sering memanfaatkan layanan tersebut. Ia menyebut, lebih efektif melaksanakan gerakan membasmi sarang nyamuk di rumah masing-masing.

“Gerakan satu rumah satu jumantik itu harus diterapkan kembali. Satu orang di rumah ditunjuk untuk mengurusi kebersihan rumah, sehingga pasti yakin tidak ada jentik nyamuk di mana-mana,” ucap Nuryanto. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :