Dampak Pandemi, Tahun 2020 Pengangguran di Kudus Naik Jadi 5,53 Persen

oleh -269 kali dibaca
Foto : Ilustrasi (Istimewa)

Kudus, isknews.com – Dampak pandemi Covid-19 yang menerpa Indonesia berdampak besar terhadap kelangsungan hidup masyarakatnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus mencatat angka pengangguran di Kudus naik menjadi 5,53 persen atau sebesar 28.340 orang. Hal itu berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas),

“Sejalan dengan naiknya angka kemiskinan, maka angka pengangguran juga ikut naik,” jelas Koordinator Fungsi Statistik Sosial pada Kantor BPS Kabupaten Kudus, Ida Sofiarini  Minggu (24/1/2021).

Ia mengatakan, kenaikan angka pengangguran tersebut dengan beberapa penyebabnya, yakni bertambahnya angkatan kerja baru, serta melemahnya sektor dunia usaha di massa pandemi. Sehingga, perusahaan tidak lagi mampu menyerap angkatan kerja baru secara maksimal.

“Memang ada kenaikan angka pengangguran, karena itu ditambah dengan angkatan kerja tahun ini yang baru lulus,” katanya

Menurut dia setiap tahun itu ada angkatan kerja baru. Sedangkan penyerapan dari perusahaan,belum maksimal dengan kondisi saat ini.

Bila dibandingkan tahun 2019 lalu, prosentase angka pengangguran di Kudus sebesar 3,80% jauh lebih rendah dari tahun 2020. Bila dhitung angka, maka jumlah pengangguran di Kudus tahun 2019 adalah sebesar 18.550 orang. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :