Dampak PMK, Produksi Susu Sapi Peternak di Kudus Turun

oleh -116 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Para peternak sapi perah di Kabupaten Kudus mulai terdampak akibat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang ternak peliharaan.

Pada saat bersamaan biaya produksi justru naik. Peternak harus merawat lebih maksimal dan memerlukan vitamin yang banyak.

Produksi susu sapi turun sejak dua bulan terakhir. Hal itu dialami Zainal Abidin, peternak sapi perah asal Desa Garung Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Dirinya yang memiliki 19 ekor sapi perah itu mengaku jika jumlah produksi susu dari sapinya kini berkurang.

“Biasanya bisa memproduksi sekitar 200 liter lebih susu sapi segar. Namun semenjak adanya PMK, produksinya turun menjadi 170 liter saja,” ujarnya Senin (4/7/2022).

Dia pun berharap wabah PMK di Kabupaten Kudus bisa segera berlalu atau setidaknya membaik. Pasalnya ketika terus terjadi, dia tidak bisa mendatangkan sapi-sapi perah yang baru dan produksi akan semakin menurun.

”Dari awal PMK saya sudah tidak tukar tambah sapi lagi, jadi tidak ada yang masuk. Mau pakai sistem karantina ya kami tidak ada kandang karantina jadi ya belum bisa,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :